bernasnews — Halaman SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta berubah menjadi ruang perayaan yang semarak dan sarat makna. Dalam satu panggung besar, sekolah ini memadukan peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi, pada Selasa (21/4/2026).
Acara yang dikemas dengan parade 23 ekstrakurikuler, pameran pendidikan, bazar karya siswa, hingga program inovatif bertajuk “Kartini on the Kantin”, yang mengedepankan gaya hidup sehat.
Ketua Panitia, Arief Setiadi mengemukakan, bahwa kegiatan ini dirancang sebagai perpaduan nilai perjuangan Kartini, kepedulian terhadap bumi, dan pengembangan potensi siswa melalui ekstrakurikuler.
“Semangat Kartini kami hadirkan tidak hanya dalam keberanian dan kepercayaan diri, tetapi juga dalam kebiasaan hidup sehat melalui program Kartini on the Kantin yang mengedepankan makanan sehat dan bergizi,” ungkapnya.
Menurut Arief, melalui peringatan Hari Bumi, anak-anak belajar peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan lewat aksi nyata seperti berbagi kompos. Dan melalui parade 23 ekstrakurikuler, para siswa SD Negeri Ungaran 1 menunjukkan potensi terbaiknya.
“Semua kami rangkai dalam satu kegiatan yang utuh, kontekstual, dan bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala SD Negeri Ungaran 1, Giyoto menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi bagian dari pembentukan karakter siswa secara menyeluruh dengan menghadirkan Kartini masa kini yang tidak hanya cerdas dan berani, tetapi juga memiliki kesadaran hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui edukasi makanan bergizi, momentum Hari Bumi, serta parade 23 ekstrakurikuler, anak-anak belajar bahwa prestasi, kesehatan, dan kepedulian lingkungan harus berjalan beriringan. Di sinilah karakter unggul itu dibentuk,” jelas Giyoto.
Puncak kemeriahan terlihat dalam parade 23 ekstrakurikuler yang menjadi highlight utama kegiatan. Satu per satu ekstrakurikuler tampil menunjukkan identitas dan keunggulannya, mulai dari bidang seni, olahraga, hingga sains dan teknologi. Setiap penampilan membawa warna tersendiri, mencerminkan keragaman potensi yang dimiliki siswa SD Negeri Ungaran 1.
Melalui rangkaian kegiatan ini, SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta menegaskan bahwa peringatan hari besar tidak harus kaku dan seremonial. Dengan pendekatan yang kreatif, partisipatif, dan kontekstual, nilai-nilai besar seperti perjuangan, kesehatan, kepedulian lingkungan, dan kemandirian dapat ditanamkan dengan cara yang menyenangkan dan membekas.
“Semangat Kartini tidak hanya dikenang, tetapi dihidupkan. Kepedulian terhadap bumi tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan. Dari tangan-tangan kecil siswa hari ini, harapan untuk masa depan yang lebih sehat, hijau, dan berdaya terus ditumbuhkan,” pungkas Giyoto. (*/ ted)












