Mahasiswa KKN Mandiri UMBY Diterjunkan ke Nologaten, Fokus Digitalisasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Angkatan XLIX. foto: istimewa

bernasnews – Sebanyak 13 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Angkatan XLIX resmi memulai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Padukuhan Nologaten, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program tersebut dilaksanakan pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema penguatan partisipasi masyarakat melalui digitalisasi layanan dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Tim KKN dipimpin oleh Riria Zendy Mirahati bersama 12 mahasiswa lainnya yang akan menjalankan berbagai program selama empat pekan. Seluruh kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi wilayah melalui kolaborasi bersama warga.

Mengusung tema “Optimalisasi Partisipasi Masyarakat dan Digitalisasi Layanan melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Kegiatan Kesehatan, Pengelolaan Lingkungan, Promosi Wilayah, dan Pemberdayaan Ekonomi di Padukuhan Nologaten”, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa KKN berakhir.

Sebanyak 13 Mahasiswa Resmi Diterjunkan ke Padukuhan Nologaten

Sebelum memasuki lokasi pengabdian, tim KKN Mandiri UMBY mengikuti rapat koordinasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ratri Paramitalaksmi, S.E., M.Ak., Ak., CA., CAP. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program kerja, target luaran, hingga sistem pelaporan yang harus dipenuhi selama kegiatan berlangsung.

Dalam arahannya, DPL menekankan pentingnya penyusunan administrasi yang tertib serta pencapaian berbagai luaran yang telah direncanakan. Mahasiswa juga diminta memastikan seluruh program memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan terdokumentasi dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.

Beberapa target yang menjadi perhatian antara lain pembaruan administrasi dan buku tabungan Bank Sampah, pengembangan aplikasi pendeteksi penyakit tanaman, penguatan ekonomi pelaku UMKM, hingga penyusunan laporan akhir yang sistematis dan terverifikasi.

DPL Tekankan Target Luaran dan Tata Kelola Program KKN

Koordinasi bersama dosen pembimbing tidak hanya membahas aspek administratif, tetapi juga strategi pelaksanaan program di lapangan. Mahasiswa diarahkan untuk mengedepankan pendekatan partisipatif sehingga setiap kegiatan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial selama masa KKN berlangsung.

Selain itu, mahasiswa juga diminta membangun komunikasi yang baik dengan perangkat padukuhan, kelompok masyarakat, serta berbagai organisasi lokal agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.

Observasi Awal Dilakukan di KWT Jasmine Nologaten

Sebagai langkah awal pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan observasi langsung ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine yang berada di Padukuhan Nologaten.

Kegiatan tersebut bertujuan memetakan kondisi lapangan, mengidentifikasi potensi yang dimiliki masyarakat, sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan yang dapat didukung melalui program kerja mahasiswa.

Hasil observasi menjadi dasar penyusunan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama empat minggu ke depan. Melalui proses tersebut, mahasiswa dapat menyesuaikan program dengan kondisi riil sehingga manfaat yang diberikan lebih tepat sasaran.

Fokus Program pada Lingkungan, UMKM, Ketahanan Pangan, dan Digitalisasi

Program kerja KKN Mandiri UMBY mencakup berbagai sektor yang saling terintegrasi.

Pada bidang lingkungan, mahasiswa akan memperkuat tata kelola Bank Sampah melalui pembaruan administrasi serta penyediaan keranjang khusus untuk pengumpulan botol plastik. Tim juga merancang pemanfaatan galon bekas menjadi pot tanaman sebagai bentuk pengelolaan limbah yang lebih bernilai.

Di bidang promosi wilayah, mahasiswa akan membantu pembuatan banner informasi yang mendukung identitas kawasan. Sementara pada aspek digitalisasi layanan, tim akan mendampingi pendaftaran merchant ShopeeFood bagi pelaku usaha lokal sekaligus mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Daun sebagai sarana pelayanan berbasis digital.

Program pemberdayaan ekonomi juga menjadi salah satu fokus utama. Mahasiswa akan membantu pelaku UMKM dan KWT dalam menyusun desain kemasan produk yang lebih menarik sekaligus memperkuat strategi branding agar memiliki daya saing lebih baik.

Selain itu, tim turut mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui berbagai kegiatan pendampingan yang disesuaikan dengan potensi masyarakat setempat.

Mahasiswa Psikologi Dilibatkan untuk Mendukung Pendidikan Anak Usia Dini

Tidak hanya bergerak di bidang ekonomi dan lingkungan, program KKN juga menyentuh sektor pendidikan.

Mahasiswa dari Program Studi Psikologi akan terlibat secara khusus dalam kegiatan pendampingan belajar di PAUD yang berada di wilayah Nologaten.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mendukung proses tumbuh kembang mereka melalui aktivitas edukatif.

Seluruh rangkaian program akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari observasi awal, implementasi kegiatan, evaluasi, hingga penyusunan laporan akhir sebelum hasil program diserahkan kepada masyarakat.

KKN Diharapkan Memberikan Dampak Berkelanjutan bagi Masyarakat

Ketua Tim KKN Mandiri UMBY, Riria Zendy Mirahati, mengatakan seluruh kegiatan dirancang agar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Padukuhan Nologaten.”Program KKN ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi yang nyata antara mahasiswa dan warga. Kami berfokus mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan digitalisasi layanan di Padukuhan Nologaten melalui penguatan ketahanan pangan, kesehatan, lingkungan, promosi wilayah, serta pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah padukuhan, dan masyarakat, KKN Mandiri UMBY diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi pengembangan potensi lokal.

Dengan mengombinasikan inovasi digital, pemberdayaan ekonomi, penguatan lingkungan, serta peningkatan kapasitas masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya pembangunan berbasis partisipasi yang berkelanjutan di Padukuhan Nologaten.