Cara Mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026, Panduan Login, Jadwal, dan Link Dashboard V2

Ilustrasi Cara Mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026, Panduan Login, Jadwal, dan Link Dashboard V2/Unsplash

bernasnews – Cara mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 lengkap dengan jadwal, link Dashboard V2, cara login, peserta yang wajib mengisi, serta panduan mengirim jawaban.

Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 telah memasuki masa pelaksanaan sejak 20 Juli hingga 17 Agustus 2026.

Pada periode tersebut, seluruh kepala sekolah dan guru yang terdaftar sebagai responden diwajibkan mengisi survei secara daring melalui portal resmi yang disediakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pengisian Sulingjar menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memetakan kualitas lingkungan belajar di setiap satuan pendidikan. Karena itu, responden perlu memahami tata cara login, tahapan pengisian, hingga proses pengiriman jawaban agar survei dapat diselesaikan dengan benar.

Berikut panduan lengkap mengenai cara mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 beserta jadwal pelaksanaan dan link dashboard resmi.

Apa Itu Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar)?

Survei Lingkungan Belajar atau Sulingjar merupakan instrumen evaluasi yang digunakan untuk mengukur berbagai aspek yang memengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah.

Melalui survei ini, Kemendikdasmen mengumpulkan informasi mengenai kondisi nyata lingkungan belajar, mulai dari praktik pembelajaran, kepemimpinan kepala sekolah, hingga iklim satuan pendidikan yang mendukung proses belajar peserta didik.

Data yang diperoleh nantinya akan menjadi bagian dari Profil Pendidikan, Rapor Pendidikan, serta mendukung penyusunan Perencanaan Berbasis Data (PBD) bagi sekolah maupun pemerintah daerah.

Meski demikian, hasil Sulingjar bukan merupakan penilaian terhadap kompetensi maupun kinerja individu guru atau kepala sekolah. Seluruh hasil akan disajikan dalam bentuk laporan tingkat satuan pendidikan, bukan laporan perorangan.

Jadwal Pelaksanaan Sulingjar 2026

Kemendikdasmen menetapkan pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar 2026 berlangsung secara serentak untuk seluruh jenjang pendidikan.

Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan:

  • Batas pemutakhiran data Dapodik/EMIS: 30 Juni 2026
  • Cetak kartu login: 18–19 Juli 2026
  • Pelaksanaan Sulingjar: 20 Juli–17 Agustus 2026

Selama periode tersebut, responden dapat mengisi survei sesuai jadwal yang telah ditentukan menggunakan data login yang tersedia pada kartu peserta.

Siapa yang Wajib Mengikuti Sulingjar?

Tidak seluruh tenaga kependidikan otomatis menjadi responden dalam Survei Lingkungan Belajar.

Peserta yang diwajibkan mengisi survei meliputi:

  • Kepala satuan pendidikan pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB yang tercatat aktif di Dapodik atau EMIS.
  • Guru aktif, baik ASN, PPPK, maupun honorer yang telah ditetapkan sebagai responden.
  • Guru yang mengajar di lebih dari satu sekolah. Mereka wajib mengisi survei pada setiap satuan pendidikan tempat bertugas menggunakan kartu login yang berbeda.

Partisipasi seluruh responden diperlukan agar gambaran mengenai kondisi lingkungan belajar di sekolah dapat tersaji secara akurat.

Link Dashboard V2 Sulingjar 2026

Operator atau proktor sekolah dapat mengakses Dashboard V2 Sulingjar untuk mencetak kartu login responden.

Sementara itu, kepala sekolah dan guru menggunakan kartu login tersebut untuk masuk ke portal pengisian survei.

Saat login, responden perlu menyiapkan data berikut:

  • Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Token
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Tanggal lahir

Pastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan informasi pada kartu login agar proses autentikasi berjalan lancar.

Cara Login Survei Lingkungan Belajar 2026

Pengisian dilakukan secara online melalui laman resmi Sulingjar.

Langkah-langkah login sebagai berikut:

  1. Buka portal resmi Survei Lingkungan Belajar Kemendikdasmen.
  2. Masukkan NPSN sekolah sesuai kartu login.
  3. Ketik token yang diberikan operator sekolah.
  4. Masukkan NIK sesuai data Dapodik atau EMIS.
  5. Isi tanggal lahir sesuai format yang diminta.
  6. Klik tombol Login.
  7. Periksa kembali identitas responden yang muncul di layar.
  8. Jika data sudah benar, klik Mulai untuk mengerjakan survei.

Tata Cara Mengisi Sulingjar 2026

Setelah berhasil masuk ke halaman survei, responden dapat mulai mengisi seluruh instrumen yang tersedia.

Berikut tahapan pengisiannya:

  • Jawab seluruh pertanyaan berdasarkan kondisi nyata di lingkungan sekolah.
  • Setiap halaman yang telah terisi seluruhnya akan berubah warna sebagai penanda bahwa semua pertanyaan sudah dijawab.
  • Gunakan tombol Sebelumnya apabila ingin kembali ke halaman sebelumnya.
  • Klik tombol Selanjutnya untuk berpindah ke halaman berikutnya.
  • Pastikan seluruh pertanyaan telah dijawab sebelum menyelesaikan survei.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa seluruh jawaban harus diisi secara objektif berdasarkan pengalaman selama proses pembelajaran di sekolah.

Cara Mengirim Jawaban Sulingjar

Apabila semua pertanyaan telah selesai dijawab, responden dapat mengirimkan hasil survei melalui langkah berikut:

  1. Masuk ke halaman terakhir.
  2. Klik tombol Selesai.
  3. Centang kotak “Saya Setuju” sebagai bentuk konfirmasi.
  4. Klik tombol Ya untuk mengirim jawaban ke server pusat.

Proses pengiriman baru dianggap selesai setelah konfirmasi dilakukan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengisi Sulingjar

Sebelum mengerjakan survei, sekolah perlu memastikan data Dapodik maupun EMIS telah melalui proses verifikasi dan validasi.

Data yang digunakan dalam pelaksanaan Sulingjar 2026 mengacu pada hasil pemutakhiran per 30 Juni 2026.

Apabila terdapat kesalahan data responden, operator sekolah dapat melakukan pembaruan melalui layanan verval PTK sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, seluruh informasi yang diberikan responden akan dijaga kerahasiaannya dan hanya dimanfaatkan untuk kepentingan evaluasi lingkungan belajar.

Dengan mengisi survei secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya, hasil yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kualitas layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan. Informasi tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan Rapor Pendidikan dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.***