bernasnews – Tiga tim Sekolah Dasar (SD) Marsudirini Yogyakarta mendapat kehormatan mewakili Indonesia pada ajang World GreenMech 2026 (WGM26) yang akan diselenggarakan di Nonthaburi Gymnasium Building, Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada 8–9 Agustus 2026.
Keikutsertaan ini merupakan hasil undangan dari Perwakilan Asosiasi World GreenMech Indonesia setelah ketiga tim berhasil meraih prestasi pada Kompetisi Nasional GreenMech 2026.
Tim pertama, Java Sparrow 6, yang meraih Juara Harapan GreenMech Junior Programmer, diperkuat oleh Zefanyalunna Adonia Lukminto dan Yehezkiel Wira Santosa. Sementara itu, Java Sparrow 5 berhasil meraih Juara III GreenMech Junior Programmer dengan anggota Ebenhaezer Nathanael Putra dan Gregoria Alleluia Trisha Mariska. Kedua tim tersebut dibimbing oleh Afri Kumala Ningrum.
Prestasi SD Marsudirini Yogyakarta juga diperkuat oleh Java Sparrow 2 yang berhasil meraih Juara III GreenMech Basic. Tim ini terdiri atas Albertus Xavier Gilang Restubumi, Rafael Daren Wibowo, Gavriel Alvaro Thendrata, dan Nicholas Leon Danendra Prabaswara. Mereka dibimbing oleh F.X. Oktaf Laudensius, S.Si., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala SD Marsudirini Yogyakarta.
Kompetisi World GreenMech 2026 akan berlangsung selama dua hari. Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, perlombaan mempertandingkan kategori GreenMech dan R4M. Selanjutnya, pada Minggu, 9 Agustus 2026, dilaksanakan kompetisi GreenMech Junior Science dan GreenMech Junior Programmer.
Pada kategori GreenMech Junior Programmer, peserta ditantang untuk merakit robot sederhana dan menyusun program robot tanpa menggunakan komputer. Robot tersebut harus mampu menyelesaikan lima misi utama di area hutan lindung dalam waktu maksimal enam menit.
Sementara itu, pada kategori GreenMech Basic, peserta diminta merancang dan membangun struktur mekanika Rube Goldberg Machine yang mengedepankan konsep mekanika berbasis pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).
Kepala SD Marsudirini Yogyakarta F.X. Oktaf Laudensius, S.Si., M.M., menyampaikan harapannya agar keikutsertaan para siswa dalam ajang internasional ini tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan pembelajaran di sekolah.
“Kami berharap keikutsertaan siswa dalam World GreenMech 2026 dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengembangan pembelajaran STEAM di SD Marsudirini Yogyakarta. Pengalaman bertanding di tingkat internasional diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta keterampilan psikomotorik dan kognitif para peserta didik,” ungkapnya.
Keikutsertaan tiga tim Java Sparrow pada World GreenMech 2026 menjadi bukti komitmen SD Marsudirini Yogyakarta dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada inovasi, teknologi, dan pengembangan karakter. Sekolah berharap para siswa dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (F.X. Oktaf Laudensius, S.Si., M.M. Kepala SD Marsudirini Yogyakarta)












