bernasnews – Program Indonesia Pintar (PIP) kembali dicairkan pada bulan September 2025. Bantuan ini sangat ditunggu oleh para siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Melalui PIP, pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak Indonesia dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Jika pada bulan Juli 2025 belum cair, bisa cek lagi di bulan September.
Kini, pengecekan status penerima dan pencairan dana dapat dilakukan secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Lalu, bagaimana cara mengeceknya, dan berapa nominal bantuan yang diterima tiap jenjang sekolah?
Apa Itu NISN dan Mengapa Penting untuk Mengecek PIP?
NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional adalah kode identitas unik yang dimiliki setiap siswa di Indonesia.
Nomor ini berbeda untuk setiap anak dan digunakan pemerintah sebagai acuan resmi dalam berbagai urusan pendidikan, termasuk pencairan bantuan PIP.
Dengan NISN, siswa bisa mengetahui apakah dirinya masuk daftar penerima PIP September 2025 atau tidak. Biasanya, nomor NISN tertera pada kartu pelajar, rapor, atau dokumen sekolah lainnya.
Selain itu, untuk melakukan pengecekan, siswa juga perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercatat di Kartu Keluarga.
Tujuan dan Manfaat Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan program bantuan dari pemerintah yang diberikan khusus untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Bentuk bantuannya berupa uang tunai, perluasan akses, serta kesempatan belajar agar siswa dapat menyelesaikan pendidikan hingga tingkat menengah.
Dana PIP bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan yang menunjang proses belajar, seperti membeli buku, seragam sekolah, alat tulis, sepatu, tas, hingga biaya transportasi menuju sekolah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah hanya karena masalah biaya.
Cara Mengecek PIP September 2025 dengan NISN
Pengecekan status penerima PIP bulan September 2025 dapat dilakukan melalui situs resmi yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar (Kemendikdasmen). Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1/cek_nisn.
- Masukkan NISN siswa dan NIK yang tertera pada Kartu Keluarga.
- Ketik jawaban dari perhitungan angka yang muncul di layar sebagai kode verifikasi.
- Klik tombol “Cari Penerima PIP”.
- Tunggu hingga muncul informasi apakah siswa terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak.
- Selain status penerima, situs ini juga menampilkan apakah dana sudah masuk ke rekening bank atau masih menunggu pencairan.
Cara Mencairkan Dana PIP Tahun 2025
Jika dinyatakan sebagai penerima, siswa dapat melakukan pencairan dana melalui bank penyalur. Ada dua cara pencairan yang tersedia:
- Melalui teller bank dengan membawa buku tabungan dan kartu debit.
- Melalui mesin ATM sesuai ketentuan bank penyalur.
Untuk siswa SD dan SMP, pencairan wajib didampingi oleh orangtua atau wali. Hal ini bertujuan agar dana benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak.
Aturan Penting Penggunaan Dana PIP
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan penerima PIP agar bantuan ini tepat sasaran, yaitu:
Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ada indikasi pemotongan atau penyalahgunaan, segera laporkan kepada pihak berwenang.
Gunakan bantuan sesuai tujuan, yakni untuk menunjang biaya pendidikan, bukan untuk kebutuhan lain yang tidak berkaitan dengan sekolah.
Manfaatkan dana secara bijak, misalnya untuk membeli buku, seragam, alat tulis, transportasi sekolah, sepatu, atau perlengkapan belajar lainnya.
Dengan mengikuti aturan ini, dana bantuan PIP benar-benar bisa membantu siswa menyelesaikan pendidikan dengan lebih baik.
Berapa Nominal Bantuan PIP Tahun 2025?
Besarnya dana PIP yang diterima berbeda untuk setiap jenjang pendidikan. Berikut rincian lengkapnya:
Siswa SD/MI
Rp450.000 per tahun
Rp225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMP/MTs
Rp750.000 per tahun
Rp375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMA/MA/SMK
Rp1.800.000 per tahun
Rp500.000 – Rp900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Nominal tersebut diharapkan cukup membantu siswa dalam menutupi biaya pendidikan, terutama bagi keluarga yang kurang mampu secara finansial.
Akses Informasi PIP Lebih Mudah
Selain melalui laman resmi, pengecekan status penerima PIP juga bisa dilakukan menggunakan aplikasi SIPINTAR. Dengan begitu, siswa dan orangtua tidak perlu repot datang ke sekolah atau bank untuk menanyakan status pencairan, karena semua informasi sudah tersedia secara online.
Bantuan PIP September 2025 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan menyiapkan NISN dan NIK, siswa dapat mengecek status penerima secara mudah melalui laman resmi Kemendikdasmen.
Setelah dipastikan sebagai penerima, dana bisa dicairkan melalui bank penyalur dengan tetap memperhatikan aturan penggunaan yang benar. Nominal bantuan bervariasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari Rp225.000 hingga Rp1.800.000 per tahun.
Gunakan dana PIP secara bijak agar benar-benar bermanfaat untuk mendukung proses belajar dan membantu mewujudkan cita-cita pendidikan di masa depan.
***












