Guna Mengembangkan Program PAUD HI, PAUD Pelita Kasih Rutin Gelar “Taman Gizi’

Suasana penyelenggaraan "Taman Gizi" dalam rangka mengembangkan Program PAUD HI, di PAUD Pelita Kasih, Dusun Pojok V, Kelurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, DIY. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

bernasnews — Dalam rangka mengenalkan keanekaragaman makanan sekaligus meningkatkan kesehatan peserta didik serta mengembangkan program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI), PAUD Pelita Kasih melaksanakan  program rutin yaitu pemberian makanan tambahan atau lebih populer dengan sebutan “Taman Gizi”.

Program rutin ini diselenggarakan setiap dua minggu sekali pada hari Jumat kedua dan keempat setiap bulannya, bertempat di Sekolah PAUD Pelita Kasih, Dusun Pojok V, Kelurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, DIY.

Kepala Sekolah PAUD Pelita Kasih Florentina Ina Rimawati kepada bernasnews menjelaskan, bahwa PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara menyeluruh yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini.

“Hal ini tentunya dilaksanakan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, serta pusat,” kata Rimawati, di sela-sela pelaksanaan kegiatan Taman Gizi, di sekolahnya, Jumat (13/9/2024).

Suasana saat anak-anak siswa PAUD Pelita Kasih menikmati sajian makanan bergizi dalam kegiatan “Taman Gizi” di sekolah setempat. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

Menurut Rimawati, Program Taman Gizi hanyalah salah satu upaya dalam mengembangkan PAUD HI di lingkungan PAUD Pelita Kasih. Masih ada program lain yang berhubungan dengan kesehatan dan dilaksanakan dengan cara menjalin kerjasama dengan Puskesmas, di antaranya adalah tentang kesehatan gigi dan mulut, pengetahuan tentang makanan sehat serta perkembangan anak.

“PAUD Pelita Kasih selalu mengundang dokter juga psikolog dari Puskesmas setempat, tentunya dengan persiapan sebelumnya. Selain itu, ada juga pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilaksanakan sebulan sekali,” terang dia.

Untuk program Taman Gizi, Rimawati menjelaskan, dilaksanakan dengan cara menjalin kerjasama dengan orangtua peserta didik, dalam arti orangtua diminta untuk menyediakan makanan sesuai dengan menu yang telah disusun oleh para pendidik di PAUD Pelita Kasih. Jadwal yang bertugas juga diatur sedemikian rupa sehingga semua orangtua bisa terlibat dalam pengadaan makanan sehat ini.

“Sedangkan untuk biayanya dianggarkan dari dana BOP (Bantuan Operasional PAUD) ditambah dari iuran orang tua wali murid. Menu selalu mengacu pada prinsip makanan sehat atau gizi seimbang,” pungkasnya. (zbd)