bernasnews — Departemen Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta (Dindikpora) dan Balai Pengembangan Mutu Pendidikan DIY (BPMP) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Guru Mata Pelajaran Informatika SMP se-Kota Yogyakarta, bertempat di Dindikpora Kota Yogyakarta, Kamis, 24 November 2022.
Sekretaris Disdikpora Kota Yogyakarta Dra.Tyasning Handayani berkesempatan membuka kegiatan tersebut dan dalam sambutannya menjelaskan, bahwa program ini sangat bermanfaat untuk guru mengingat perubahan teknologi informatika yang begitu cepat. Menurut dia, disamping itu ada kecendrungan bahwa siswa kini lebih cepat belajar, maka pelatihan ini menjadi penting dalam pelaksanan pendidikan.
Sementara Kepala Departemen Informatika FTI UAJY Prof Ir. Djoko Budiyanto,M.Eng,P.hD dalam sambutannya mengemukakan, bahwa saat ini Informatika tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Semua bidang membutuhkan Informatika, dari bangun pagi sampai tidur lagi. “Oleh karena itu model komputasi yang ada dalam ilmu Informatika bisa dipakai sebagai sarana belajar berfikir kritis perlu dicermati bersama,” lanjut dia.
Dipaparkan oleh Prof Djoko bahwa, penting bagi para guru untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan atas 4 pondasi utama dalam komputasi yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma. “Empat kemampuan ini dapat membangkitkan sifat kritis, logis dan analitis para siswa dalam pemecahan masalah yang mana seluruhnya merupakan kunci sukses dalam menghadapi abad 21,” kata dia.
Pemateri pertama pada pelatihan ini disampaikan oleh Bapak Irya Wisnubhadra, ST, MT, IPM, Ph. D. Cand selaku dosen Informatika FTI UAJY sekaligus Ketua Pelaksana pelatihan ini. “Dalam presentasinya Pak Irya menjelaskan bagaimana peran Kecerdasan Buatan, Data Analyst, Data Science dan Machine Learning dalam kehidupan sehari-hari,” terang Ketua Panitia Zeni Erna dalam rilisnya, Selasa (29/11/2022).
“Dalam sesi praktik beliau menyampaikan bagaimana menentukan Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Beliau juga mengajak para guru untuk membuat modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka,” imbuh Zeni Erna, yang juga dosen Informatika UAJY.
Dengan pelatihan ini diharapkan para guru dapat semakin menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa, mampu menyusun modul ajar yang baik, dan menambah pengetahuan baru mengenai berbagai program Artificial Intelligence, yang dapat digunakan sebagai peraga dalam proses belajar mengajar di sekolah. “Dengan materi penyegaran dan bedah informatika yang disusun, memungkinkan guru berkreasi,” ujar Zeni.
Pihaknya juga berharap setelah pelatihan ini guru (peserta) akan lebih menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa. Menambah pengetahuan baru mengenai aplikasi dan alat peraga dalam informatika yang bisa digunakan sebagai bahan ajar, mampu menyusun modul ajar yang baik. (*/ ted)












