Begal Bersenjata Celurit Rampas Motor Perempuan Gunungkidul di Pundong Bantul, Korban Lari Menyelamatkan Diri

Begal di Pundong/Foto: Istimewa

bernasnews – Aksi dugaan begal kembali terjadi di wilayah Pundong, Kabupaten Bantul.

Seorang perempuan muda asal Gunungkidul menjadi korban perampasan sepeda motor oleh dua pelaku bersenjata celurit di Jalan Parangtritis, tepatnya di Pertigaan Klegen, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Rabu (6/5/2026) dini hari.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat korban bernama Ari Andriani (23) berangkat bekerja dari rumahnya di wilayah Dringo RT 009/RW 002, Girijati, Purwosari, Gunungkidul.

Korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri melintas di Jalan Parangtritis dengan kondisi jalan yang masih relatif sepi.

Namun nahas, sesampainya di kawasan Pertigaan Klegen, korban mendadak dipepet oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dari arah belakang. Kedua pelaku langsung mencoba merebut tas korban.

Korban sempat mempertahankan barang bawaannya sehingga upaya pertama pelaku gagal. Akan tetapi, kedua pelaku terus mengejar dan kembali melancarkan aksinya beberapa saat kemudian.

Dalam kondisi panik, korban berusaha mengendalikan kendaraan sambil mempertahankan tas miliknya.

Aksi saling tarik tersebut membuat sepeda motor korban oleng hingga akhirnya menabrak kendaraan pelaku. Benturan itu menyebabkan korban terjatuh di tengah jalan.

Situasi semakin mencekam ketika korban melihat salah satu pelaku membawa celurit panjang. Karena takut menjadi korban kekerasan, korban memilih berlari menjauh untuk menyelamatkan diri.

Saat korban berusaha mencari pertolongan, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban ke arah utara bersama rekannya.

Begal itu merampas motor Honda Beat warna hitam tahun 2019 dengan nomor polisi AB 2960 UM. Kendaraan tersebut tercatat atas nama Sumiyatun, warga Dringo RT 009/RW 002, Girijati, Purwosari, Gunungkidul.

Kapolsek Pundong AKP Rumpoko membenarkan adanya peristiwa dugaan tindak pidana perampasan sepeda motor tersebut.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Pundong, penanganan laporan akhirnya masuk ke Polsek Bambanglipuro karena masuk wilayah hukum setempat.

“Benar, tetapi karena masuk wilayah Bambanglipuro akhirnya korban diantar ke Mapolsek Bambanglipuro,” ujar AKP Rumpoko.

Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku yang melarikan diri usai membawa kabur kendaraan korban.

Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Begal di Pundong ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya pengendara yang melintas pada jam-jam rawan dini hari, agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara seorang diri di jalan yang sepi. (ef linangkung)