Harga BBM Pertamina Berlaku 1 Juni 2026: Pertamax Tetap, Pertamax Turbo Naik Jadi Rp20.750 per Liter

Ilustrasi harga BBM per 1 Juni 2026. (Pixabay.com)

bernasnews – PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Senin, 1 Juni 2026.

Dalam perubahan terbaru ini, harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan cukup tinggi hingga mencapai Rp20.750 per liter. Di sisi lain, sejumlah produk diesel nonsubsidi justru mengalami penurunan harga, sementara Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap tidak berubah.

Kebijakan penyesuaian harga tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga energi dunia serta formula penetapan harga yang telah ditentukan pemerintah.

Pertamina memastikan pasokan BBM nasional tetap aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor usaha.

Pertamax Turbo Naik Rp850 per Liter Mulai Juni 2026

Kenaikan paling mencolok pada penyesuaian harga BBM bulan Juni 2026 terjadi pada produk Pertamax Turbo (RON 98). Harga BBM jenis ini naik sebesar Rp850 per liter dibandingkan periode sebelumnya.

Jika pada Mei 2026 Pertamax Turbo dipasarkan dengan harga Rp19.900 per liter, maka mulai 1 Juni 2026 harganya menjadi Rp20.750 per liter.

Sementara itu, Pertamax (RON 92) masih dipertahankan di level Rp12.300 per liter. Harga Pertamax Green 95 juga tidak mengalami perubahan dan tetap dijual Rp12.900 per liter.

Penyesuaian ini menjadikan Pertamax Turbo sebagai satu-satunya produk bensin nonsubsidi Pertamina yang mengalami kenaikan harga pada awal Juni 2026.

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Berbeda dengan produk bensin, dua jenis BBM diesel nonsubsidi justru mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

Dexlite (CN 51) kini dibanderol Rp23.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp24.800 per liter.

Penurunan harga ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor ekonomi, terutama industri logistik dan transportasi yang banyak mengandalkan bahan bakar diesel dalam operasional sehari-hari.

Pertamina Sebut Penyesuaian Mengacu Harga Energi Global

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa perubahan harga dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika pasar energi internasional serta parameter yang ditetapkan pemerintah.

“Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, mekanisme evaluasi harga secara berkala diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pasokan energi nasional dan penyediaan BBM dengan harga yang tetap kompetitif bagi masyarakat.

Dampak Penurunan Harga Diesel terhadap Perekonomian

Pertamina menilai turunnya harga produk diesel nonsubsidi berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas terhadap perekonomian nasional.

Hal tersebut karena sektor distribusi barang dan transportasi masih sangat bergantung pada bahan bakar diesel. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, diharapkan aktivitas logistik dapat berjalan lebih efisien sehingga membantu menjaga stabilitas ekonomi.

Selain itu, kebijakan harga yang lebih kompetitif juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas dunia usaha di berbagai sektor.

Pasokan BBM Nasional Dipastikan Aman

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh jaringan SPBU tetap aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perusahaan juga menegaskan akan terus memantau perkembangan harga energi global dan melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam menentukan kebijakan harga berikutnya.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan layanan energi nasional tetap andal, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen di tengah dinamika pasar energi internasional.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026

Berikut harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Juni 2026:

  • Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
  • Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter

Dengan perubahan terbaru ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan konsumsi BBM sesuai jenis kendaraan dan anggaran yang dimiliki. Pertamina juga mengimbau konsumen untuk selalu memantau informasi resmi terkait perkembangan harga BBM yang dievaluasi secara berkala. (anp)