bernasnews — Ungkapan syukur dan terima kasih bagi orang yang masih diberi kesehatan merupakan hal yang wajib dilakukan, karena kita merupakan ciptaan- Nya, apa lagi bagi orang yang sedang mederita sakit dan dapat sembuh kembali tentu menjadi sukaria dan penuh syukur karena doa- doanya dikabulkan oleh Tuhan.
Hal inipun dialami oleh Pimpinan Paduan Suara (PS) Adulramus, Maria Regina Aan Irafani Theo Adipranata atau banyak sahabat menyebutnya I Gusti Ayu Irafani Theo Adipranata. Ia mengggelar perayaan Misa Syukur atas kesembuhan dari sakit yang diderita beberapa waktu lalu .
Misa syukur dipimpin oleh Romo Antonius Saptono Hadi, Pr, yang berlansung di Perumahan Ayodya Sleman DIY lingkungan Helena Paroki Babadan Sleman, Kamis sore, 12 Februari 2026.
Dalam pesannya Romo Antonius Saptono Hadi, Pr menyampaikan bahwa malam ini nampak kebahagiaan pada Ibu Aan Irafani khususnya, karena telah diberi kesejahteraan dan kesembuhan dari sakitnya, tentu saja hal ini karena Allah memberi kehidupkan dan anugrah yang baik.
Menurut Romo Antonius Saptono Hadi, apabila kita mengalani perjalanan hidup yang kadang suasana ramai, suasana sepi, maka suasana yang demikian itu harus dapat menikmati lantaran ini merupakan perjalanan hidup.
Lebih tegasnya Romo Antonius Saptono Hadi mengucap Deus Providebit – bahwa alam semesta ini ada semata-mata penyelenggaraan Tuhan. Maka prinsip hidup perlu kepastian dan kepasrahan biar dapat bahagia. “Pasalnya Tuhan itu baik adanya, dan merupakan tugas bagi anak-anak untuk ikut membahagiakan orangtua, karena Allah sumber kebahagiaan,” tuturnya.
Usai Misa Suyukur, Maria Regina Aan Irafani Theo Adiprana walau sudah berusia 73 tahun masih fasih melambungkan lagu “one day at a time sweet Jesus”. Bahkan Romo Antonius Saptono Hadi, Pr dan para Suster dari kongregasi Ordo Pewarta (OP), serta putranya yang hadir dari Laos juga ikut melambungkan lagu itu, sehingga suasana misa syukur semakin terasa penuh sukacita. (zbd)












