Cek Daya Tampung Brawijaya SNBP 2026, Peluang Masuk UB Lewat Jalur Prestasi

Ilustrasi cek daya tampung Brawijaya SNBP 2026. (Pixabay.com)

bernasnews – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari 2026. Jalur ini kembali menjadi incaran ribuan siswa berprestasi dari seluruh Indonesia karena menawarkan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis.

Bagi calon mahasiswa yang membidik Universitas Brawijaya (UB), memahami daya tampung SNBP 2026 sejak awal merupakan langkah penting. Informasi ini tidak hanya membantu menyusun strategi pemilihan program studi, tetapi juga memberi gambaran realistis tentang peluang lolos ke kampus favorit di Malang tersebut.

Total Daya Tampung Universitas Brawijaya 2026 Meningkat

Mengacu pada data resmi SNPMB, Universitas Brawijaya menyiapkan 18.970 kursi mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 18.855 kursi.

Meski secara keseluruhan daya tampung meningkat, porsi jalur SNBP masih lebih kecil dibandingkan SNBT. Namun demikian, UB tetap mengalokasikan kuota yang cukup signifikan untuk jalur prestasi di berbagai fakultas, mulai dari ilmu sosial, saintek, hingga vokasi.

Agar peluang diterima semakin terbuka, berikut rincian lengkap daya tampung SNBP Universitas Brawijaya 2026 berdasarkan fakultas dan program studi.

Rincian Daya Tampung SNBP Universitas Brawijaya 2026

Fakultas Hukum

  • S1 Ilmu Hukum: 140 kursi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • S1 Akuntansi: 97 kursi

  • S1 Ekonomi Islam: 31 kursi

  • S1 Ekonomi Pembangunan: 35 kursi

  • S1 Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan: 47 kursi

  • S1 Kewirausahaan: 21 kursi

  • S1 Manajemen: 75 kursi

Fakultas Ilmu Administrasi

  • S1 Administrasi Bisnis: 93 kursi

  • S1 Administrasi Pendidikan: 22 kursi

  • S1 Administrasi Publik: 82 kursi

  • S1 Ilmu Perpustakaan: 22 kursi

  • S1 Pariwisata: 33 kursi

  • S1 Perpajakan: 55 kursi

Fakultas Pertanian

  • S1 Agribisnis: 104 kursi

  • S1 Agribisnis (PSDKU): 42 kursi

  • S1 Agroteknologi: 179 kursi

  • S1 Agroteknologi (PSDKU Kediri): 42 kursi

  • S1 Kehutanan: 20 kursi

Fakultas Peternakan

  • S1 Industri Peternakan Cerdas: 24 kursi

  • S1 Peternakan: 159 kursi

  • S1 Peternakan (PSDKU Kediri): 42 kursi

Fakultas Teknik

  • S1 Arsitektur: 37 kursi

  • S1 Perencanaan Wilayah dan Kota: 37 kursi

  • S1 Teknik Elektro: 44 kursi

  • S1 Teknik Industri: 44 kursi

  • S1 Teknik Kimia: 30 kursi

  • S1 Teknik Mesin: 44 kursi

  • S1 Teknik Pengairan: 37 kursi

  • S1 Teknik Sipil: 37 kursi

Fakultas Kedokteran

  • S1 Farmasi: 36 kursi

  • S1 Kebidanan: 31 kursi

  • S1 Kedokteran: 36 kursi

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

  • S1 Agribisnis Perikanan: 36 kursi

  • S1 Akuakultur (PSDKU Kediri): 42 kursi

  • S1 Budidaya Perairan: 36 kursi

  • S1 Ilmu Kelautan: 36 kursi

  • S1 Manajemen Sumberdaya Perairan: 36 kursi

  • S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan: 40 kursi

  • S1 Sosial Ekonomi Perikanan (PSDKU Kediri): 42 kursi

  • S1 Teknologi Hasil Perikanan: 40 kursi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • S1 Bioinformatika: 14 kursi

  • S1 Biologi: 38 kursi

  • S1 Fisika: 22 kursi

  • S1 Ilmu Aktuaria: 20 kursi

  • S1 Instrumentasi: 23 kursi

  • S1 Kimia: 42 kursi

  • S1 Matematika: 40 kursi

  • S1 Sains Data: 14 kursi

  • S1 Statistika: 42 kursi

  • S1 Teknik Geofisika: 19 kursi

Fakultas Teknologi Pertanian

  • S1 Bioteknologi: 36 kursi

  • S1 Teknik Industri Pertanian: 70 kursi

  • S1 Teknik Lingkungan: 40 kursi

  • S1 Teknik Pertanian dan Biosistem: 33 kursi

  • S1 Teknologi Bioproses: 25 kursi

  • S1 Teknologi Pangan: 50 kursi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • S1 Hubungan Internasional: 50 kursi

  • S1 Ilmu Komunikasi: 56 kursi

  • S1 Ilmu Pemerintahan: 36 kursi

  • S1 Ilmu Politik: 36 kursi

  • S1 Psikologi: 58 kursi

  • S1 Sosiologi: 42 kursi

Fakultas Ilmu Budaya

  • S1 Antropologi: 25 kursi

  • S1 Bahasa dan Sastra Prancis: 22 kursi

  • S1 Pendidikan Bahasa Inggris: 46 kursi

  • S1 Pendidikan Bahasa Jepang: 18 kursi

  • S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 30 kursi

  • S1 Sastra China: 26 kursi

  • S1 Sastra Inggris: 60 kursi

  • S1 Sastra Jepang: 40 kursi

  • S1 Seni Rupa Murni: 19 kursi

Fakultas Kedokteran Hewan

  • S1 Pendidikan Dokter Hewan: 48 kursi

Fakultas Kedokteran Gigi

  • S1 Pendidikan Dokter Gigi: 33 kursi

Fakultas Ilmu Komputer

  • S1 Pendidikan Teknologi Informasi: 36 kursi

  • S1 Sistem Informasi: 56 kursi

  • S1 Teknik Informatika: 56 kursi

  • S1 Teknik Komputer: 40 kursi

  • S1 Teknologi Informasi: 40 kursi

Fakultas Ilmu Kesehatan

  • S1 Ilmu Keperawatan: 44 kursi

  • S1 Ilmu Gizi: 36 kursi

Fakultas Vokasi

  • D3 Administrasi Bisnis: 79 kursi

  • D4 Desain Grafis: 42 kursi

  • D3 Keuangan dan Perbankan: 75 kursi

  • D4 Manajemen Perhotelan: 58 kursi

  • D3 Teknologi Informasi: 78 kursi

Strategi Memilih Prodi SNBP di Universitas Brawijaya

Melihat variasi daya tampung di atas, calon peserta SNBP 2026 disarankan tidak hanya berfokus pada jurusan favorit, tetapi juga mempertimbangkan:

  • Kesesuaian nilai rapor dengan karakter prodi
  • Daya tampung dan tingkat keketatan
  • Rekam jejak sekolah dalam SNBP tahun sebelumnya

Dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, peluang lolos SNBP Universitas Brawijaya 2026 bisa semakin terbuka.

Semoga daftar daya tampung ini membantu kamu menentukan pilihan terbaik menuju kampus impian. (anp)