SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Gelar EXPOSE & OPEN HOUSE 2026: Ajang Unjuk Prestasi, Kreativitas, Seni dan Budaya

Poster promo EXPOSE & OPEN HOUSE 2026, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — SMP BOPKRI 3 Yogyakarta kembali menggelar kegiatan unggulan bertajuk EXPOSE & OPEN HOUSE 2026, yang akan dilaksanakan pada tanggal, 24 dan 31 Januari 2026. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan secara khusus mengundang peserta didik kelas 4 hingga 6 Sekolah Dasar (SD) untuk mengenal lebih dekat lingkungan pembelajaran SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, yang kreatif, menyenangkan, dan sarat nilai.

Mengusung tema “Gemilang Merajut Asa dalam Cipta, Budaya, dan Kasih Bermakna”, EXPOSE & OPEN HOUSE dirancang sebagai ruang perjumpaan antara proses pendidikan, kreativitas siswa, serta nilai-nilai budaya dan kasih yang menjadi ciri khas sekolah.

“Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya disuguhkan berbagai penampilan dan perlombaan, tetapi juga diajak merasakan langsung atmosfer belajar yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan karakter,” kata Meidika Elianasari, S.Pd. selaku Ketua Panitia, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya lomba Spelling Bee, Tari Kreasi, Solo Vocal, dan E-Sport, yang memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan potensi dan bakatnya. Selain itu, terdapat pameran hasil karya siswa yang menampilkan proses dan capaian pembelajaran selama mengikuti kegiatan kokurikuler di sekolah.

“Suasana akan semakin semarak dengan hadirnya Market Day dan Performing Arts, yang menjadi wadah bagi siswa untuk belajar berwirausaha, berinteraksi dengan pengunjung, serta menampilkan kemampuan seni secara percaya diri,” harap Meidika.

Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Catur Suryo Nugroho, S.Psi, mengemukakan, bahwa kegiatan ini dipersiapkan secara matang dan melibatkan seluruh unsur sekolah. Menurutnya, EXPOSE & OPEN HOUSE bukan sekadar ajang promosi, melainkan wujud nyata dari proses pendidikan yang dijalankan di sekolah.

Ia pun menegaskan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar mencerminkan pembelajaran yang aman, menyenangkan, dan bermakna, sekaligus memberi pengalaman langsung bagi calon peserta didik dan orang tua dalam mengenal budaya sekolah.

Sementara itu, Meidika Elianasari, S.Pd. selaku Ketua Panitia juga berharap kegiatan ini mendapat sambutan luas dari masyarakat, khususnya siswa-siswi SD. Ia mengajak seluruh peserta didik kelas 4 hingga 6 SD untuk berani ikut serta, tampil, dan merasakan pengalaman belajar yang berbeda melalui berbagai lomba dan aktivitas yang telah disiapkan.

Menurut Meidika, kegiatan ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan, sehingga dapat menjadi ruang awal bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri dan mengenal dunia SMP dengan suasana yang positif.

Dari sisi pameran karya, Chyntia Perwintan Sari, SPd. selaku Koordinator Expose Karya Siswa menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk memperlihatkan hasil belajar nyata siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil dari proses kokurikuler selama satu semester siswa berada di sekolah.

“Tidak hanya memamerkan karya, para siswa juga dilibatkan langsung dalam kegiatan Market Day, di mana mereka belajar berjualan, berkomunikasi, dan mengelola kegiatan sederhana sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan,” ujar Chyntia Perwintan Sari.

Melalui EXPOSE & OPEN HOUSE 2026, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta berharap dapat menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi peserta dan pengunjung, sekaligus menunjukkan komitmen sekolah dalam menumbuhkan kreativitas, karakter, dan kemandirian siswa.

“Kegiatan ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk bersama-sama merajut asa dalam dunia pendidikan yang menumbuhkan cipta, melestarikan budaya, dan menghadirkan kasih yang bermakna,” pungkasnya. (*/ ted)