bernasnews — Perjalanan panjang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Brayat Pinuji Boro yang telah berkiprah melayani masyarakat selama 90 tahun lebih, tentu tetap terus menerus meningkatkan pelayanannya dan pengembangan dari segi kepribadian anak, baik yang bersifat “soft skill” maupun peningkatan kemampuan secara intelektual dalam proses pembelajaran dan proses mempersiapkan ketangguhan diri dalam iman yang baik serta senantiasa berpartisipasi pada berbagai kegiatan apapun yang ada di luar panti asuhan.
Sebagai contoh pada saat Hari Ulang Tahun Ke-25 Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3 S) DIY yang diselenggarakan di Mall Ambarukmo Jalan Solo Yogyakarta pada, Sabtu 15 November 2025 lalu, anak panti asuhan berpatisipasi ikut buka stan atau tenant menjual produk hasil usaha ekonomi produktif.
Produk berupa, buntil talas, varian ikan asin, ikan tongkol, telur ayam dan varian original, serta kripik talas, kripik pegagan, yang dihasilkan dari kebun sendiri dan dikelola oleh anak- anak panti asuhan.
Dalam kegiatan Rakernas Forum Komunikasi Panti Asuhan (FKPA) 2025 yang diselenggarakan di Wisma Syantikara, Jalan Colombo Depok, Sleman, sejak Minggu, 23 November hingga Selasa malam, 25 November 2025 lalu. Saat pembukaan Misa Rakernas FKPA 2025 anak-anak panti juga terlibat dalam pembawa bendera Merah Putih, Bendera Vatikan, dan Bendera FKPA.
Juga terlibat ikut paduan suara gabungan dari panti asuhan Sang Timur Nanggulan Kulonprogo. Bahkan tujuh anak-anak dari LKSA Brayat Pinuji Boro ikut menampilkan “Tari Caping Gunung” di hadapan GKR Hemas, dan peserta RAKERNAS, pada hari Senin, 25 November 2025.
Dikatakan Suster M.Christera OSF selaku Pimpinan LKSA Brayat Pinuji Boro, bahwa dalam gelaran Rakernas FKPA Ke-25 ada dua kejutan, yakni hadirnya bendera FKPA yang dipakai secara nasional. Keberadaan atau munculnya bendera FKPA ini karena tuntutan saat beberapa waktu lalu Bruder Heri Irianto FIC selaku FKPA Korwil DIY Jateng diundang di Keuskupan Agung Semarang untuk mengikuti defile dengan membawa bendera.
Pembuatan Bendera FKPA dan Persiapan Lomba Cipta Lagu Mars
Oleh karena itu Suster M. Christera OSF pun segera membuat bendera FKPA dengan terinspirasi dari gambar yang ada di cover (sampul) depan Buku Pedoman Dasar dan Pelaksanaan FKPA Indonesia. Bahkan saat Rakernas FKPA Nasional, di Yogyakarta Minggu, 23 November hingga Selasa, 25 November 2025 lalu, FKPA Korwil DIY – Jawa Tengah dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakernas FKPA dan Koordinator Lomba Cipta Lagu Mars FKPA.
Maka segeralah Suster M. Christera OSF berkonsultasi dengan Prof. Dr. Drs Djohan, S. S, Dosen ISI Yogjakarta untuk memperoleh syarat dan ketentuan bagi peserta lomba yang akan mengikutinya. Selanjutnya persyaratan itu segera disampaikan ke Korwil-Korwil FKPA seluruh Indonesia. Dan ternyata ada 6 peserta yang mengikuti lomba tersebut.
Adapun sebagai pemenang dalam Lomba Cipta Lagu Mars FKPA dan mendapat piala adalah LKSA Tunagrahita St. Laurentinus Purworejo Jawa Tengah diterima oleh Bruder Albert FC, dan penghargaan bagi seluruh peserta lomba diberikan surat penghargaan, antara lain diberikan kepada LKSA Brayat Pinuji Boro, LKSA Pangrekso Dalem Temanggung, keduanya dari Korwil DIY- Jawa Tengah.
Penghargaan juga diberikan kepada Yanny Poluan dari Korwil Manado, Bruder Medard Sihura ODM dari Korwil Nias, dan pada Gabrial Amfotis dari anggota FKPA. Piala dan surat penghargaan diserahkan oleh Dra. C. Nanik Purwoko selaku Ketua Dewan Pembina FKPA Pusat Jakarta. (zbd)












