3 Teks Kultum Subuh Hari ke-24 Ramadhan, Tema Menuai Pahala di Bulan Penuh Berkah

Ilustrasi teks kultum Subuh hari ke-24 Ramadhan) 2025. (Pixabay.com)

bernasnews – Simak contoh teks kultum Subuh pada hari ke-24 Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah dan mendapatkan pahala berlipat ganda.

Di hari ke-24 Ramadhan ini, marilah kita renungkan kembali pentingnya menuai pahala di bulan penuh berkah ini.

Berikut adalah tiga teks kultum Subuh yang bisa menjadi inspirasi dalam meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.

1. Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk beribadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, di bulan Ramadhan ini, setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah bersedekah. Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi)

Sedekah tidak harus dalam jumlah besar. Senyuman, membantu orang lain, atau memberi makanan berbuka bagi yang berpuasa adalah bentuk sedekah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita perbanyak bersedekah, karena dengan memberi, kita tidak akan menjadi miskin, melainkan semakin diberkahi oleh Allah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Menjaga Lisan dan Hati di Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk beribadah hingga hari ke-24 Ramadhan. Semoga Allah selalu memberikan kita kekuatan untuk menyempurnakan ibadah kita hingga akhir bulan suci ini.

Saudara-saudaraku sekalian, salah satu hikmah terbesar dari puasa adalah belajar mengendalikan diri, baik dari hawa nafsu, amarah, maupun ucapan yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh pada puasanya.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan Ramadhan ini untuk melatih diri menjaga lisan dan hati. Jangan sampai pahala puasa kita berkurang hanya karena perkataan yang sia-sia atau menyakiti orang lain. Sebaliknya, mari kita isi lisan dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, dan kata-kata yang menyejukkan hati.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Meraih Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan. Semoga ibadah kita diterima dan mendapatkan ridha-Nya.

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, kita telah memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, di mana terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman:

“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Malam ini adalah kesempatan bagi kita untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan berdzikir. Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk membaca doa:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku.)

Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar dan mendapatkan berkahnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikianlah tiga teks kultum Subuh hari ke-24 Ramadhan dengan tema menuai pahala di bulan penuh berkah. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam meningkatkan ibadah dan mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

***