Upaya Meningkatkan Minat Baca, Buku “Tak-Tik Bisnis” Terbit dalam Bentuk E-Book

Penampakkan cover buku "Tak-Tik Bisnis", dengan desain yang sangat lugas berilustrasikan bidak catur, sesuai dengan tujuan dari sang penulisnya. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Menurut data UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, yang artinya minat baca warga sangat rendah. Minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001persen, bahwa dari 1.000 orang Indonesia hanya satu orang yang rajin membaca.

Apabila ditlesik lebih lanjut minat baca warga sangat rendah bisa dikarenakan teknologi terkait keberadaan gawai (gadget) dan atau penerbitan/ produk buku yang masih rendah di Indonesia.

Kita tidak akan membahas persoalan itu lantaran pemerintah pun telah berupaya untuk meningkatkan minat baca warga Indonesia melalui dinas/ OPD terkait. Selanjutnya, minat baca pun akan dapat tumbuh jika ada usaha mandiri dari warganya.

Hal itu seperti yang telah dilakukan oleh Penerbit Graha Ilmu, yang menerbitkan buku berjudul “Tak-Tik Bisnis”, karya Z. Bambang Darmadi. Buku dengan format 14 X 21 Cm, Jumlah Halaman 126 halaman , Isi HVS 70 gram, Cover Ivory 260 gram, Finishing Perfect Binding, dan e-ISBN: 978-623-376-465-0.

Buku yang berisi 30 topik terkait bisnis ini, diterbitkan sebagaimana buku cetak pada umumnya namun juga diterbitkan secara digital berupa e-book. Untuk saat ini e- book “Tak-Tik Bisnis” hanya bisa diakses melalui perpustakaan kampus yang telah bergabung dengan platform DIGIDO. Sementara ini e-book untuk perorangan masih dalam pengembangan. Demikian keterangan dari penerbit.

Buku ini dirancang dan disajikan secara kolektif, dengan ulasan dan pembahasan secara praktis dengan gaya bahasa yang lugas, sederhana dan dilengkapi contoh secara konkrit. Oleh karenanya buku ini dibuat agar dapat dibaca, dipahami dan dapat dipraktek oleh siapa pun dan para calon pelaku bisnis, terlebih pelaku bisnis yang memiliki otoritas dalam pengambil kebijakan.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pembeli, konsumen, pengguna jasa saat ini semkain terdidik dan semakin kritis dalam menentukan pilihan terhadap produk/ jasa yang diinginkan dan dibutuhkan. Senyatanya dalam dunia bisnis, taktik merupakan bagian penting dari strategi sebab taktik merupakan fase implementasi strategi dengan kurun waktu berjangka pendek.

Pasalnya saat ini dunia bisnis, baik yang berorientasi pada profit maupun non profit sarat dengan persaingan ketat dan penuh ketidakpastian. Tanpa taktik, strategi yang sebagus apapun tidak mungkin mencapai sasaran atau tujuan secara ideal. Oleh karenanya, suatu taktik bisnis sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan/ organisasi yang ingin terus hidup dan berkembang maju.

Berikut 30 topik yang ada dalam buku “Tak-Tik Bisnis” ialah, Proses Pembelajaran, Pentingnya Pemasaran, Borden’s Mix, Super Market Sebagai Brand, Binatang Sebagai Brand, Makna Sebuah Packaging, Berani Berubah, Makna Sebuah Brand, Nyanyian dan Musik, Panggung Gembira, Etos Kerja Sekretaris, Sekretaris Juga Manajer, Terompet, Memburu Rejeki di saat Valentine Days.

Kerja Cerdas, Team Work, Manajemen Kroyokan, Spiritualitas Bisnis, Bisnis Perlu Kreatif, Bisnis Perlu Etika, Pelanggan Sebagai Pusat Perhatian, Customer Service, Strategi Harga Rata-Rata, Strategi Diskon dan Gratis, Hujan Hadiah, Iklan Berjalan, Pentingnya Publikasi, Public Relations dan Kekuatan Media, Kekuatan Media on Line, Berelasi dengan Media, Koran dan Relasi Publik.

“Buku adalah Jendela Dunia”, demikian frasa sederhana ini mungkin telah kita dengar berkali-kali namun cukup banyak yang tidak paham makna yang terkandung di dalamnya sangat menakjubkan. Bagaimana kita menjabarkan dengan buku untuk membuka jendela wawasan menuju dunia pengetahuan, imajinasi, dan pemahaman yang begitu luas, termasuk dunia bisnis. (ted)