Berprestasi Sebagai Purna Paskibraka, Anak Janda Buruh Tani Berhasil Jadi Polisi

Sosok Dani Triyanto warga Paliyan Gunungkidul, yang berhasil masuk lolos seleksi Bintara Polisi, di SPN Selopamioro Polda DIY. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Melihat sosok Polisi membuat Dani Triyanto warga Paliyan Gunungkidul, yang kala itu masih tercatat sebagai siswa SMP termotivasi untuk menjadi Polisi. Cita-citanya tersebut ditidaklanjuti dengan berlatih secara mandiri mempersiapkan fisik.

Binarno tetangga Dani mengatakan, bahwa sejak SMA sudah rajin lari, sampai banyak tetangga yang merasa kasihan jika tidak diterima, karena tekad dan kemauannya besar. Menurutnya, Dani Triyanto adalah sosok anak yang bertanggung jawab, setelah ayahnya (Alm. Madiutomo) meninggal dunia karena jatuh dari pohon saat mencari pakan ternak dua tahun yang lalu.

“Dani melanjutkan hidup berdua dengan Ibunya yang bernama Ratikem disebuah rumah sederhana di wilayah Paliyan, Gunungkidul,” terang Binarno, dalam keterangan yang diterima bernasnews, Jumat (28/7/2023).

“Sebagai anak buruh tani yang hidup pas-pasan, Dani sangat mengerti keadaan ibunya, di sela-sela kesibukannya sebagai siswa SMA, Dani senantiasa membantu Ibunya, dengan turut membantu disawah juga mencari pakan ternak untuk satu ekor kambing yang dimilikinya,” lanjut Binarno.

Ibu Ratikem, ibunda Dani Triyanto warga Paliyan Gunungkidul, DIY. (Foto: Istimewa)

Meskipun pernah gagal mengikuti seleksi penerimaan Polri, tidak membuat Dani putus asa. Tekad kuatnya membuatnya semakin bersemangat berlatih, dan yang lebih membanggakan Dani mendapatkan kesempatan menjadi Paskibraka di Kabupaten Gunungkidul, pada tahun 2021.

Hingga akhirnya di tahun 2023 tepatnya tanggal 19 Juli lalu, mimpi Dani untuk menjadi Polisi terwujud. Ia lulus seleksi penerimaan Bintara Polri dan mengikuti Pendidikan di SPN Selopamioro Polda DIY.

“Saya sangat bahagia dan bangga anak saya, bisa menjadi Polisi, dapat mengangkat derajat orangtuanya yang hanya seorang buruh tani. Semoga anak saya lancar dalam Pendidikannya,”ungkap Ratikem, ibu Dani dengan mata berkaca-kaca menahan tangis haru.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto, S.I.K, M.H mengemukakan, bahwa Dani adalah salah satu contoh remaja yang gigih. “Remaja yang gigih akan selalu ada kesempatan sukses bagi mereka yang tidak putus asa,” tandasnya. (*/ nun)