bernasnews – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Drs. Ery Widaryana, M.M. mengemukakan, enam dimensi dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) harus dikembangkan agar lulusan sekolah dapat memiliki karakter Pancasila.
“Sesuai dengan amanat Kurikulum Merdeka, esensi P5 yang sudah diimplementasikan harus dipanen atau digelar. Tunjukkan bahwa karakter anak-anak dapat berkembang melalui P5 yang disertai dengan gelar karya. Maju terus, jadilah sekolah dambaan masyarakat,” kata dia pada pembukaan gelar karya P5 oleh siswa kelas 7 SMP Negeri 3 Mlati, Sleman di sekolah setempat, Sabtu (27/5/2023).
Hadir pada kesempatan ini, Dwi Warni Yuliastuti, A.P., M.Pd., Supraptiningsih, S.Pd., dan Sunarta, S.Pd. dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Kemudian Panewu Anom Kapanewon Mlati Saiful Hadi, S.P. dari UPTD BP4 Wilayah III Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Carik Tlogoadi, Pengurus Komite, dan orang tua siswa kelas 7.
Kepala SMP Negeri 3 Mlati Dra. Nurhidayati, M.Pd. mengemukakan, pada gelar karya dan refleksi P5 ini siswa menampilkan karya dan aksi di stan-stan dan di panggung utama. Setelah berproses dalam kegiatan P5, mereka juga melaksanakan refleksi dengan mengisi google form dan menuliskan pada papan refleksi.
Koordinator P5 Sri Rahayu Ismarwanti, S.Pd. menyatakan bahwa pada tahun pertama tema yang diusung ada tiga. Pertama, Bhinneka Tunggal Ika dengan pengembangan dimensi karakter kebhinekaan global dan kreatif. Kedua, Gaya Hidup Berkelanjutan dengan dimensi karakter beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan gotong royong. Ketiga, Kearifan Lokal dengan dimensi karakter mandiri dan kritis. (*/mar)












