bernasnews — Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Saresehan dan Bakti Sosial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di SMP Negeri 1 Godean, pada Selasa (4/8/2026).
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi serta meningkatkan kapasitas para pamong guru di Kabupaten Sleman.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman Wildan Solichin, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, serta para kepala sekolah dan pengawas se-Kabupaten Sleman.
Dalam laporannya, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ponidi, mengemukakan, bahwa kegiatan yang mengusung tema “Merdeka dari Penyakit, Merdeka Mengajar” ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari 54 Kepala SMP Negeri, 10 Kepala Madrasah Negeri (MTsN), serta 56 Kepala SMP dan Madrasah Swasta.
Ponidi menjelaskan, acara ini merupakan kolaborasi luar biasa antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, RSUD Sleman, dan RSUD Prambanan. Rangkaian acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan fisik sekaligus kesehatan jiwa bagi para pimpinan sekolah dan pengawas.
Menurutnya, kesehatan holistik tenaga pendidik menjadi syarat utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul.
“Untuk melahirkan sekolah dan anak-anak yang berprestasi, syarat utamanya adalah kepala sekolahnya harus sehat terlebih dahulu, baik sehat raga maupun sehat jiwa. Harapannya, sekondurnya dari kegiatan ini, para kepala sekolah dapat menularkan ilmu dan semangat hidup sehat kepada seluruh guru di sekolah masing-masing,” ungkap Ponidi.
Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para guru. Bupati mengenang masa-masa sekolahnya dan menegaskan bahwa keberhasilannya memimpin Sleman hari ini tidak lepas dari gemblengan serta ketulusan para guru di masa lalu.
Di hadapan para pamong guru, Bupati Sleman menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk memfasilitasi peningkatan kualifikasi dan kapasitas pendidikan para guru, salah satunya melalui rencana kerja sama antara Pemkab Sleman dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
“Kami sedang mengagendakan kerja sama dengan UNY untuk meningkatkan kapasitas bapak dan ibu guru. Saya ingin pendidikan pendidik di Sleman bisa terus meningkat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menyengkuyung pengembangan kompetensi ini,” ujar Harda Kiswaya.
Selain peningkatan kompetensi, Bupati Sleman juga menyoroti pentingnya tata kelola administrasi pendidikan yang berpihak pada kesejahteraan guru.
Mengakhiri arahannya, Bupati Sleman mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pamong pendidikan untuk memanfaatkan waktu dan amanah yang dimiliki dengan melayani siswa dan wali murid secara ikhlas dan penuh kasih sayang demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sleman. (*/ nun)












