bernasnews — Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Giripurwo 5 dan 6 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 120 menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat di Padukuhan Bulu dan Sidi, Kalurahan Giripurwo, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan yang menyasar ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) ini mengusung dua tema utama, yaitu pengelolaan sampah sederhana dan pengenalan bahan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan, dengan menghadirkan pemateri utama, Mike Dewi K, M.Pd.
Pada kesempatan itu, Mike memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan tumbuhan lokal edibel atau yang dapat dimakan. Menurutnya, terdapat empat belas tumbuhan yang diperkenalkan antara lain sintrong, gewor, poh-pohan, krokot dan lain-lain.
“Sebagian tanaman ini selama ini sering dianggap sebagai gulma atau tanaman liar, padahal memiliki potensi besar sebagai sumber pangan sehat yang mudah ditemukan di sekitar pekarangan,” kata Mike, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2026).
Selain tanaman sayuran, para peserta juga dikenalkan dengan sorgum sebagai bahan pangan pokok alternatif pengganti beras. Sorgum dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan padi, antara lain lebih mudah dibudidayakan, lebih minim perawatan, serta rendah emisi gas rumah kaca dalam proses budidayanya.
“Dari sisi gizi, sorgum juga disebut memiliki nilai lebih dibandingkan beras,” ungkapnya.
Di sisi lain, kegiatan juga menyoroti masalah pengelolaan sampah yang kerap menjadi tantangan di wilayah pedesaan. Tim KKN memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah serta mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, terutama pada musim kemarau yang rawan kebakaran.
“Imbauan ini sejalan dengan upaya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana akibat pembakaran sampah sembarangan,” ujar Dosen Pendidikan Biologi UIN Sunan Kalijaga.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, tim mahasiswa juga membagikan bibit dan benih gratis kepada para peserta untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat mendorong ibu-ibu KWT untuk mulai mempraktikkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh, sekaligus mewujudkan ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.
Kegiatan pemberdayaan ini merupakan bagian dari program KKN Reguler UIN Sunan Kalijaga Angkatan 120 yang mengusung semangat pengabdian berkelanjutan. Seperti diketahui, KKN UIN Sunan Kalijaga tahun 2026 dirancang tidak sekadar menjalankan program rutin, tetapi dibangun untuk membawa dampak nyata, berkolaborasi, dan berkelanjutan.
“Dengan pendekatan mahasiswa hadir sebagai sahabat belajar bagi masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Padukuhan Bulu dan Sidi Giripurwo,” pungkasnya. (*/ ted)












