bernasnews – Berdoa bagi setiap insan beragama diyakini dapat menguatkan semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan sekaligus menguatkan iman. Tanpa campur tangan Tuhan, tidak mungkin insan ciptaanNya mampu menghadapi dinamika kehidupan yang kian kompleks.
Demikian pula bagi umat Kristiani. Mendengarkan sabda Tuhan melalui kitab suci dan berdoa Rosario, menjadi sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Selama September 2022, mereka melaksanakan doa bersama melalui Bulan Kitab SuciNasional (BKSN) yang tahun ini bertema Allah Sumber Harapan Hidup Baru. Kemudian mulai 1 Oktober, selama sebulan pula, umat melaksanakan Bulan Rosario.
“Menjadi tradisi beriman yang menguatkan, sesuai ajaran Gereja, kami umat lingkungan Santo Mateus Mejing Wetan, Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, DIY melaksanakan dua agenda tersebut.
BKSN sudah dilaksanakan dalam beberapa kali pertemuan di dua blok lingkungan. Umat antusias mengikuti. Sedangkan untuk doa Rosario mulai dilaksanakan Sabtu 1 Oktober.
Untuk Bulan Rosario ini, kami juga akan mengadakan ziarah lingkungan ke Gua Maaria Tritis, dan kemudian ke Pantai Kukup, Gunungkidul, Minggu 23 Oktober. Lebih dari 50-an umat Santo Mateus sudah mendaftar ikut,” kata Ketua Lingkungan Santo Mateus L. Widodo kepada bernasnews di Yogyakarta, Minggu (2/10/2022).
BKSN 2022 mengajak umat Gereja Katolik di Indonesia untuk merenungkan kembali sosok Allah sebagai sumber harapan hidup bagi orang beriman. Pada pertemuan kedua, menyajikan sub topik Allah sumber harapan untuk menangkis mentalitas keagamaan palsu. Pertemuan kedua, Allah sumber harapan untuk melawan ketidakadilan.
Pertemuan ketiga, Allah sumber harapan karena kasih setiaNya. Pertemuan keempat, Allah sumber harapan karena kerahimannya.
Pada pertemuan keempat BKSN di kediaman Novianto, Perum Ambarketawang Indah, Gamping, Sleman, antara lain umat diminta menuliskan rencana tindak lanjut (RTL) pasca BKSN. Di akhir pertemuan, umat membacakan rencana itu dalam kertas-kertas kecil.
Untuk kegiatan Bulan Rosario, umat merasakan kedekatan dengan Yesus dan Bunda Maria. Doa rosario semakin dirasakan indahnya makna doa itu melalui peristiwa-peristiwa yang direnungkan. (mar)












