BERNASNEWS.COM — Dalam hitungan hari, tepatnya pada tanggal 24-25 Mei 2020 mendatang umat Islam di seluruh pelosok penjuru, khususnya di Negara Indonesia akan merayakan Idul Fitri 1441 H. Tiada kata yang lebih indah kita ungkapkan, selain berucap “Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Dalam mengungkapkan selamat Idul Fitri ini, budaya saling kunjung dan berjabat tangan (Jawa: sungkem), khususnya di Indonesia merupakan aktivitas yang masih banyak dilakukan, namun saat Idul Fitri 1441 H nanti ada sedikit yang berbeda karena dengan masih ada wabah Covid-19, kegiatan salaman dan sungkem tentu (relatif) tidak terjadi. Tentunya juga tidak sebanyak tahun lalu yang mudik atau pulang kampung, karena demi menjaga kesehatan masing-masing.
Bagi yang tidak bisa pulang-mudik atau hadir secara fisik, ungkapan Idul Fitri 1441 H tersebut tentu bisa dilakukan dengan telepon, SMS, dengan WhatsApp (WA), dengan Vedio Call, kirim Facebook dan sebagainya. Ketidakhadiran fisik ini tentu banyak juga yang telah mengirim paket lembaran untuk orang tua, sanak saudara. Apapun sarananya, yang jelas konteks ungkapan ucapan selamat Idull Fitri merupakan salah satu upaya dalam membangun relasi yang semakin baik dan mendalam, dalam arti membangun relasi yang saling tidak merugikan. Bagi para pelaku bisnis cara-cara seperti itu masih dilakukan, akan tetapi upaya yang lain yang tidak kalah penting masih dilakukan adalah juga membangun relasi dengan media massa, media online dan media audiovisual (baca: koran, majalah, tabloid), televisi, radio dan media online lainnya, dengan memasang iklan ucapan Idul Fitri secara bersama.
Kebijakan untuk memasang iklan “Ucapan Selamat Idul Fitri” pada media menurut hemat saya, juga dapat sebagai ajang publikasi atau promosi, sekaligus membangun citra bagi lembaga dan organisasi tersebut, serta dapat juga sebagai membangun kemitraan atau kerjasama yang saling menguntungkan. Dengan demikian jelas bahwa keberadaan media massa, media online dan media audiovisual merupakan salah satu alat untuk memperkenalkan, mempromosikan dan memperluas relationship (kerjasama), pencitraan pada masyarakat masih menjadi pilihan yang banyak dilakukan. Bahkan keberadaan media online cenderung semakin banyak diminati sebagai salah satu pilihan dalam membangun relasi yang lebih efektif dan relatif lebih murah biayanya.
Dengan memaknai Indul Fitri ini, kiranya kita dapat saling memaafkan secara tulus iklas dan semoga segala kesalahan dan dosa kita selama ini diampuni oleh yang Maha Kuasa dan kita kembali kejalan kehidupan yang lebih fitri (suci) lagi. Amin. “Selamat Idul Fitri, 1441. H, bagi para pembaca setia Bernasnews.com, dan Koran Media Komunitas NAGARI. Mohon maaf lahir dan batin”. (Drs. Z. Bambang Darmadi, MM, Lektor Kepala/Dosen ASMI Santa Maria Yogya)











