BERNASNEWS.COM – Era informasi yang semakin terbuka lebar dan perkembangan teknologi digital yang tiada henti semakin memudahkan orang untuk saling berinteraksi tanpa batas wilayah dan pesan atau informasi. Keberadaan organisasi-perusahaan pun semakin mudah dikomunikasikan dan diakses oleh orang banyak dalam waktu yang sangat singkat.
Melalui media baru (new media/media online) membuat proses komunikasi yang cepat semakin tidak terhindarkan lagi. Pada sisi lain jangan pernah berpikir bisnis Anda akan dapat maju pesat tanpa campur tangan media, media massa, media siaran dan media online. Oleh karenanya untuk membangun relasi dengan publik eksternal, organisasi-perusahaan perlu memiliki jaringan yang baik dan banyak dengan media. Sebab salah satu alat penting dalam membentuk image (citra) adalah dengan melakukan kegiatan publisitas.
Di sisi lain publisitas tidak akan berhasil jika organisasi-perusahaan tidak memiliki acara yang dapat dijadikan berita untuk dipublisitaskan. Sebagi contoh dapat kita jumpai pada media cetak (koran, majalah, buletin) adanya iklan bersama tentang ucapan selamat dari berbagai organisasi atau perusahaan kepada satu atau beberapa organisasi atau perusahaan lain.
Peristiwa itu merupakan salah satu cara untuk membangun relasi. Biasanya media cetak menawarkan kepada organisasi atau perusahaan untuk ikut berpartisipasi pada iklan bersama. Dengan turut serta dalam iklan bersama, maka organisasi atau perusahaan telah membangun relasi dengan media cetak sekaligus membangun relasi dengan organisasi yang diberi selamat.
Dengan tersedianya berbagai teknologi informasi yang semakin mudah dimanfaatkan oleh siapa pun, tentu keberadaan media membutuhkan pengelolaan yang baik. Untuk mengelola informasi dan komunikasi yang bersifat internal dan eksternal secara benar dan tepat bukanlah suatu hal yang mudah, lebih-lebih komunikasi yang bersifat informasi yang perlu disampaikan pada publik melalui media memerlukan data dan fakta yang akurat.
Aspek ini sangat penting dipahami oleh insan yang berada atau bertugas mengelola media. Sebab bila organisasi-perusahaan dalam mengelola informasi dan pelayanan pada publik tidak sesuai atau mengenai sasaran, maka dapat berdampak pada ketidakpuasan. Jika hal ini terjadi maka akan dapat mengganggu aktivitas organisasi-perusahaan tersebut.
Pada sisi lain para mengelola media dituntut memiliki ketrampilan dalam dunia tulis menulis atau mengenal aspek jurnalistik. Apalagi saat ini keberadaan media online semakin banyak diminati untuk dijadikan mitra kerja dengan organisasi-perusahaan dalam memperkenalkan produk atau jasa yang dihasilkan.
Terlebih media online semakin diminati dan banyak dipilih sebagai ajang penyebaran informasi yang dilakukan oleh masing-masing partai politik dalam kampanye pemilihan wakil rakyat dan kepala daerah.
Mengapa penggunaan media, khususnya media online, menjadi menggeliat? Menurut hemat saya, karena media online memiliki karakteristik yang berbeda dengan media konvensional. Yakni media online memiliki karakteristik yang bersifat konvigen (menyatukan media komunikasi dalam bentuk digital dan elektronik yang didorong oleh teknologi komputer dan diperkuat oleh teknologi jaringan), sehingga proses pengirimannya lebih cepat. Sebab terjadi proses digitalisasi dan adanya interaktivitas yang merupakan komunikasi dua arah atau lebih antara sumber penerima (komunikasi banyak arah antara sumber dan penerima), tidak terikat waktu terbit (dapat di update setiap waktu, dengan meng upload berita), ruang elektronik yang disediakan lebih luas dan hampir tidak terbatas, berpusat pada pembaca (reader centric), sehingga media interaktif memberi peluang bagi setiap pengguna untuk mengambil informasi yang relevan bagi dirinya (Siregar Mirna, 2003).
Aktivitas yang berhubungan dengan media, jika kita fokuskan dalam strategi pemasaran dengan pendekatan “Borden’s mix”, maka mix yang terkait dengan public relations (PR) menjadi faktor yang penting peranannya. Sebagai contoh, suksesnya penyelenggaraan Pemilu tahun 2004, tahun 2009 dan pemilu 2014 dan pemilu 2019 dengan didukung oleh keberhasilan para tim sukses dalam Pemilu tersebut tidak lepas dari keberadaan kegiatan media yang secara terus menerus memperkenalkan dan menyampaikan berbagai visi dan misi dari masing-masing kandidat di berbagai media (termasuk media on line) yang sangat cepat diakses oleh semua pihak.
Apapun bentuknya, menurut hemat saya, keberadaan media (online) dapat sebagai mitra organisasi yang harus terus menerus ditumbuhkembangkan dalam membangun keberhasilan perusahaan-organisasi dalam kondisi yang semakin kompetitip. (Z Bambang Darmadi, Lektor Kepala/ Dosen ASMI Santa Maria Jogja)











