bernasnews – Kalender Jawa untuk periode 6-12 Juli 2026 masih berada dalam bulan Sura 1960 Jawa, yang merupakan bulan pertama dalam penanggalan Jawa.
Pada rentang waktu tersebut, masyarakat yang masih menggunakan kalender Jawa sebagai pedoman tradisi dapat mengetahui kombinasi hari, pasaran, weton, hingga nilai neptu untuk setiap tanggal.
Informasi ini kerap dijadikan acuan dalam menentukan waktu pelaksanaan berbagai kegiatan adat, mulai dari pernikahan, selamatan, pindah rumah, hingga agenda budaya lainnya.
Berbeda dengan kalender Masehi yang hanya menggunakan sistem hari dan tanggal, kalender Jawa mengombinasikan hari dalam sepekan dengan lima pasaran, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Gabungan keduanya dikenal sebagai weton yang memiliki nilai neptu tersendiri berdasarkan perhitungan tradisional Jawa.
Senin, 6 Juli 2026
- Weton: Senin Wage
- Tanggal Jawa: 20 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 4 (Senin) + 4 (Wage) = 8
Selasa, 7 Juli 2026
- Weton: Selasa Kliwon
- Tanggal Jawa: 21 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 3 (Selasa) + 8 (Kliwon) = 11
Rabu, 8 Juli 2026
- Weton: Rabu Legi
- Tanggal Jawa: 22 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 7 (Rabu) + 5 (Legi) = 12
Kamis, 9 Juli 2026
- Weton: Kamis Pahing
- Tanggal Jawa: 23 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 8 (Kamis) + 9 (Pahing) = 17
Jumat, 10 Juli 2026
- Weton: Jumat Pon
- Tanggal Jawa: 24 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 6 (Jumat) + 7 (Pon) = 13
Sabtu, 11 Juli 2026
- Weton: Sabtu Wage
- Tanggal Jawa: 25 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 9 (Sabtu) + 4 (Wage) = 13
Minggu, 12 Juli 2026
- Weton: Minggu Kliwon
- Tanggal Jawa: 26 Sura 1960 Jawa
- Neptu: 5 (Minggu) + 8 (Kliwon) = 13
Cara Menghitung Nilai Neptu dalam Kalender Jawa
Nilai neptu dalam kalender Jawa diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Perhitungan tersebut telah digunakan secara turun-temurun dalam tradisi masyarakat Jawa.
Berikut nilai neptu masing-masing hari:
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
- Minggu: 5
Sementara itu, nilai neptu pasaran terdiri atas:
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Dengan sistem tersebut, setiap weton memiliki jumlah neptu yang berbeda sesuai kombinasi hari dan pasarannya.
Kamis Pahing Menjadi Hari dengan Neptu Tertinggi
Berdasarkan daftar kalender Jawa pekan 6-12 Juli 2026, Kamis Pahing yang jatuh pada 9 Juli 2026 menjadi hari dengan nilai neptu paling tinggi, yaitu 17. Nilai tersebut berasal dari penjumlahan neptu Kamis sebesar 8 dan Pahing sebesar 9.
Sebaliknya, Senin Wage pada 6 Juli 2026 memiliki nilai neptu paling rendah dalam periode tersebut, yakni 8. Angka tersebut diperoleh dari gabungan neptu Senin sebesar 4 dan Wage sebesar 4.
Perbedaan nilai neptu inilah yang menjadi salah satu pertimbangan bagi sebagian masyarakat Jawa ketika menentukan waktu pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan tradisi maupun adat istiadat.
Seluruh tanggal pada periode 6-12 Juli 2026 masih berada dalam bulan Sura 1960 Jawa. Bulan ini dimulai pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026, yang bertepatan dengan 1 Sura 1960 Jawa.
Sura menempati posisi sebagai bulan pertama dalam kalender Jawa sekaligus menjadi penanda pergantian tahun baru Jawa. Karena memiliki makna yang penting, bulan ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan tradisi di sejumlah daerah.
Beragam tradisi yang masih dilestarikan selama bulan Sura antara lain tirakatan, doa bersama, hingga kirab pusaka. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. (anp)












