News  

Honda Beat Hilang di Wonosari, Polisi Selidiki Kasus Curanmor Berbekal Rekaman CCTV

Polsek Wonosari menyelidiki kasus pencurian sepeda motor Honda Beat di kawasan Jalan Lingkar Utara dengan memanfaatkan rekaman CCTV sebagai salah satu petunjuk penyelidikan. (Ist)

bernasnews — Kepolisian Sektor Wonosari masih menyelidiki kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Lingkar Utara, Padukuhan Kemorosari I, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.

Sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi AB-2380-HM milik Mujiana (40), warga Padukuhan Kemorosari II, Kalurahan Piyaman.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban memarkirkan sepeda motornya di samping Angkringan Mas Ndroo yang berada di depan RS PKU Muhammadiyah Wonosari.

Saat meninggalkan kendaraan, kunci kontak diketahui masih tertinggal pada sepeda motor.

Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa, mengatakan pelaku diduga memanfaatkan kondisi tersebut untuk membawa kabur kendaraan.

“Korban memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AB-2380-HM di samping angkringan. Saat itu kunci kontak masih tertinggal di motor. Ketika korban kembali, kendaraan sudah tidak berada di lokasi,” ujar Kompol Tri Wibawa.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kalurahan Piyaman yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Wonosari.

Menerima laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Penyelidikan

Proses penyelidikan turut diperkuat dengan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga yang merekam dugaan aksi pencurian.

Rekaman tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi salah satu bahan penyelidikan kepolisian.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria mendekati sepeda motor korban sebelum membawa kendaraan meninggalkan lokasi.

Polsek Wonosari masih mendalami rekaman CCTV tersebut untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus menelusuri jalur pelarian yang digunakan setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Kapolsek Wonosari mengatakan pelaku diduga memanfaatkan kelalaian pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan meskipun hanya sebentar. Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Wonosari masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Kepolisian juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut untuk menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pengungkapan.

Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan dengan mencabut kunci kontak, mengunci setang, serta memilih lokasi parkir yang lebih aman sebagai langkah pencegahan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor. (Eln)