bernasnews – Rezeki tidak hanya dimaknai sebagai harta atau materi semata, tetapi juga mencakup kesehatan, ilmu pengetahuan, keluarga yang harmonis, hingga keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam ajaran Islam, umat diajarkan untuk senantiasa memohon pertolongan dan kemudahan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap urusan, termasuk saat mencari nafkah dan menghadapi berbagai tantangan hidup.
Doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin yang menyertai usaha dan kerja keras. Dengan memanjatkan doa secara tulus, seorang Muslim menunjukkan ketergantungan kepada Allah sebagai Sang Maha Pemberi Rezeki sekaligus memohon agar setiap usaha yang dilakukan mendatangkan hasil yang halal, baik, dan penuh keberkahan.
Dikutip dari sumber yang dirangkum dari NU Online, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan sehari-hari untuk memohon kelancaran rezeki, keberkahan dalam pekerjaan, serta kemudahan dalam menyelesaikan berbagai urusan kehidupan.
Doa Saat Berangkat Kerja agar Mendapat Rezeki yang Berkah
Memulai aktivitas kerja dengan doa menjadi salah satu bentuk tawakal kepada Allah SWT. Doa ini berisi permohonan agar pekerjaan yang dijalani bernilai ibadah, diberikan keberkahan, serta menumbuhkan sikap ridha terhadap setiap ketetapan Allah.
Bacaan Doa
بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِيْ وَمَالِي وَدِيْنِيْ، اَللّٰهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ
Latin:
Bismillâhi ‘alâ nafsî wa mâlî wa dînî. Allâhumma radl-dlinî bi qadâ-ika, wabârik lî fî mâ quddira lî hattâ lâ uḫibba ta‘jîla mâ akh-kharta wa lâ ta’khîra mâ ‘ajjalta.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, atas diriku, hartaku, dan agamaku. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang ridha atas ketetapan-Mu serta berkahilah aku atas rezeki yang Engkau tentukan sehingga aku tidak tergesa-gesa meminta sesuatu yang Engkau tunda atau menunda sesuatu yang Engkau hendak segerakan.”
Doa ini diriwayatkan dalam hadis yang tercantum dalam riwayat Ibnu as-Sunni.
Doa Memohon Rezeki Halal, Luas, dan Baik
Selain bekerja dan berusaha, umat Islam juga dianjurkan memohon agar rezeki yang diterima berasal dari jalan yang halal serta membawa kebaikan bagi kehidupan dunia dan akhirat.
Bacaan Doa
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَرَرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Latin:
Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi‘an thayyiban min ghairi ta’abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr(un).
Artinya:
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Doa ini kerap diamalkan oleh umat Islam yang berharap memperoleh penghasilan yang halal dan penuh keberkahan tanpa harus menempuh jalan yang tidak diridai Allah SWT.
Doa Memohon Kemudahan dalam Segala Urusan
Setiap manusia akan menghadapi tantangan dalam pekerjaan, pendidikan, usaha, maupun kehidupan keluarga. Karena itu, memohon kemudahan kepada Allah menjadi bagian penting dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Bacaan Doa
اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِيْ أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلاٰفَاتِ وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Allâhumma innaka ta‘lamu mâ naḫnu fîhi wa mâ nathlubuhu wa nartajîhi min raḫmatika fî amrinâ kullihi fayassir lanâ mâ naḫnu fîhi min safarinâ wa mâ nathlubuhu min ḫawâijinâ wa qarrib ‘alainâ al-masâfâti wa sallimnâ minal ‘ilali wal âfâti wa lâ taj‘alid dunyâ akbara hamminâ wa lâ mablagha ‘ilminâ wa lâ tusallith ‘alainâ man lâ yarḫamunâ bi raḫmatika yâ arḫamar râḫimîn(a), washallallâhu ‘alâ sayyidinâ muḫammadin wa âlihi wa shaḫbihi wa sallam(a).
Artinya:
“Ya Allah, sungguh Engkau mengetahui keadaan yang sedang kami hadapi, dan mengetahui apa yang kami cari dan harapkan dari rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Karena itu, permudahkanlah perjalanan kami dan pemenuhan keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan. Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan puncak pengetahuan kami. Janganlah Engkau kuasakan atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani. Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya.”
Doa ini dapat dibaca ketika menghadapi persoalan pekerjaan, perjalanan, pendidikan, bisnis, maupun saat membutuhkan pertolongan Allah dalam mengambil keputusan penting.
Doa dari Al-Qur’an untuk Memohon Kemudahan Rezeki
Selain doa-doa harian, umat Islam juga dianjurkan mengamalkan ayat Al-Qur’an yang mengingatkan bahwa Allah adalah pemberi rezeki bagi siapa pun yang Dia kehendaki.
Bacaan Ayat
اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ
Latin:
Allâhu lathîfun bi ‘ibâdihi yarzuqu man yasyâ’(u), wa huwal qawiyyul ‘azîz(u).
Artinya:
“Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap rezeki berasal dari Allah SWT. Karena itu, doa dan ikhtiar sebaiknya berjalan beriringan agar usaha yang dilakukan membawa hasil yang baik dan diridai-Nya.
Ikhtiar dan Doa Menjadi Kunci dalam Mencari Rezeki
Islam mengajarkan keseimbangan antara usaha lahiriah dan doa. Bekerja keras, meningkatkan kemampuan, menjaga kejujuran, serta menempuh jalan yang halal merupakan bagian dari ikhtiar yang harus dilakukan setiap Muslim.
Di sisi lain, doa menjadi penguat spiritual agar hati tetap tenang, optimistis, dan yakin bahwa setiap rezeki telah diatur oleh Allah SWT pada waktu yang terbaik menurut kehendak-Nya.
Dengan mengamalkan doa-doa tersebut secara rutin dan disertai usaha yang sungguh-sungguh, umat Islam berharap memperoleh rezeki yang luas, halal, berkah, serta kemudahan dalam menjalani setiap urusan kehidupan. (anp)












