Kafe, Mini Soccer dan MICE

Suasana peresmian pmbukaan kafe “Furi & Co”, di komplek JEC. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Kota Yogyakarta memiliki ratusan kafe unik yang cocok untuk tempat nongkrong, bekerja (wfh), maupun berkumpul bersama keluarga. Seperti diketahui, kafe adalah jenis restoran bersuasana santai yang menu utamanya berfokus pada kopi, teh, dan makanan ringan.

Berbeda dengan restoran formal, kafe mengutamakan fleksibilitas tempat berkumpul, ruang kerja, hingga sarana bersosialisasi dengan konsep kasual.

 Sementara Mini Soccer adalah variasi permainan sepak bola yang dimainkan dalam skala lebih kecil, baik dari segi ukuran lapangan maupun jumlah pemain. Olahraga ini memadukan aturan dasar sepak bola standar dengan area yang lebih ringkas, sehingga mobilitas dan permainan cepat menjadi kunci utamanya.

Format yang paling umum dimainkan adalah 7 lawan 7 (7-a-side), namun format 9 lawan 9 (9-a-side) juga sering digunakan untuk turnamen remaja. Panjang lapangan berkisar antara 50 hingga 60 meter dengan lebar 20 hingga 40 meter.

 MICE adalah singkatan dari Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran). MICE merupakan sebuah sektor khusus dalam industri pariwisata yang berfokus pada perencanaan, pengelolaan, dan penyelenggaraan acara-acara berskala besar untuk kebutuhan bisnis, korporasi, profesi, atau organisasi. Aktivitas MICE ini sering juga disebut sebagai wisata bisnis (business tourism).

“Furi & Co merupakan kafe yang mengoneksikan aktivitas mini soccer dan MICE”, jelas Robby Kusumaharta salah satu owner atau investor kafe “Furi & Co”. Menurut Robby, kafe tersebut  berada diantara Jogja Expo Center (JEC) dengan  JEC Mini Soccer. Bahkan dapat dianggap ketiganya dalam satu kompleks JEC.

Robby berharap, siapa saja yang beraktivitas di JEC dan lapangan Mini Soccer dapat memanfaatkan fasilittas yang ada di kafe “Furi & Co”. “Mahasiswa dari berbagai kampus yang berlokasi di sekitar JEC dapat mengerjakan tugas dan diskusi di kafe tersebut”, harap Robby Kusumaharta pengusaha senior di DIY.

Untuk diketahui kafe “Furi & Co” yang  berlokasi di Kawasan JEC telah resmi dibuka oleh Robby Kusumaharta, pada Sabtu (20/6/2026). Kafe tersebut menyediakan berbagai jenis minuman kopi dan non-kopi. Di samping itu, juga menyediakan makanan kekinian (snack dan rice bowl) dengan harga yang kompetitif.

“Kafe merupakan salah satu pendukung aktivitas pariwisata termasuk sport tourism dan MICE”, jelas Tazbir Abdullah, pengamat pariwisata. Tazbir  berharap kafe ”Furi & Co” menjadi salah unit pendukung aktivitas Mini Soccer dan berbagai akvitivtas MICE di JEC.

Pendapat Tazbir tersebut juga didukung oleh Endro Wardoyo, Direktur JEC.  “Simbiose mutualisme diharapkan terjadi antara aktivitas MICE di JEC dan Mini Soccer dengan kafe Furi & Co”, harap Endro yang juga Ketua Asmindo DIY.

“Saya menyambut baik beroperasinya Furi & Co karena penikmat kopi punya tambahan pilihan untuk tempat ngopi,” ungkap Y. Sri Susilo, Dosen FBE UAJY yang juga hadir dalam acara pembukaan kafe tersebut.

Menurut Susilo, berdirinya kafe “Furi & Co” tentu menyerap tenaga kerja dan diharapkan akan berdampak ekonomi (mulitiplier effect) bagi wilayah di sekitar lokasi kafe tersebut.

Hadir dalam acara pembukaan sejumlah kalangan, termasuk para pengusaha yang tergabung di KADIN DIY, antara lain Hermawan Ardianto, Arif Effendi, Tim Apriyanto, Rahardi Saptata Abra dan Irsyad Thamrin. (*/ ted)