bernasnews – Tikungan Bokong Semar di ruas Jalan Jogja-Wonosari kembali memakan korban kecelakaan lalu lintas.
Sebuah truk tronton terguling pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 14.45 WIB di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Tikungan Bokong Semar, Dusun Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.
Tumpahan material serbuk batu putih memenuhi sebagian ruas jalan dan memaksa para pengguna jalan ekstra waspada saat melintas.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk bernomor polisi B-9486-UIY yang dikemudikan K, warga Candimulyo, Magelang.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kronologinya. Kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Wonosari menuju Kota Yogyakarta dengan membawa muatan serbuk batu putih.
“Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Tikungan Bokong Semar, tali sling belt yang mengikat muatan mengalami putus sehingga muatan yang berada di atas kendaraan tumpah ke jalan,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Putusnya tali pengikat tersebut membuat material serbuk batu putih bergeser dan keluar dari bak kendaraan.
Dalam hitungan detik, muatan berhamburan ke badan jalan dan menutup sebagian lajur yang mengarah ke Yogyakarta.
Dua saksi yang berada di sekitar lokasi, yakni Prayogo (22), warga Salam, Patuk, Gunungkidul, serta Andi (36), warga Tambalan, Srimartani, Piyungan, turut mengetahui kejadian tersebut.
Petugas kemudian bergerak melakukan pengaturan lalu lintas dan berkoordinasi untuk membersihkan material yang menutup badan jalan.
Langkah cepat itu bertujuan agar arus kendaraan di jalur utama penghubung Yogyakarta-Gunungkidul tidak mengalami kemacetan panjang.
Menurut data kepolisian, insiden tersebut hanya mengakibatkan kerugian materi berupa muatan yang tumpah dengan nilai sekitar Rp3 juta.
Sementar itu, kondisi truk tronton yang terguling tetap dalam keadaan baik dan pengemudi tidak mengalami cedera.
Tikungan Bokong Semar merupakan salah satu titik yang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas di jalur Jogja-Wonosari.
Fakta bahwa kecelakaan serupa kembali terjadi dalam rentang waktu yang belum genap sebulan menambah daftar panjang insiden di lokasi tersebut.
Polres Bantul mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Tikungan Bokong Semar maupun ruas Jalan Jogja-Wonosari secara umum.
Selain itu, pengguna jalan yang hendak melintas di sekitar lokasi kejadian juga perlu mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila kondisi lalu lintas mengalami kepadatan.
“Karena muatan yang tumpah masih mengganggu arus lalu lintas, kami mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melewati lokasi kejadian atau dapat menggunakan jalur lain agar perjalanan lebih lancar,” kata Iptu Rita Hidayanto. (ef linangkung)












