Contoh Susunan Acara Walimatussafar Haji 2026 dan Teks MC, Bisa Jadi Referensi

Ilustrasi susunan acara susunan acara walimatussafar haji 2026 dan teks MC. (Pixabay.com)

bernasnews – Menjelang musim Haji 2026 atau 1447 Hijriah, tradisi walimatussafar kembali digelar oleh calon jemaah di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umroh Jawa Barat, sebanyak 29.643 calon jemaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada pertengahan April 2026.

Acara walimatussafar biasanya dilaksanakan di kediaman calon jemaah sebagai bentuk syukuran sekaligus permohonan doa restu sebelum keberangkatan.

Walimatussafar merupakan tradisi yang mengandung nilai spiritual dan sosial, di mana keluarga, kerabat, dan tetangga berkumpul untuk mendoakan kelancaran ibadah haji.

Agar acara berjalan tertib dan khidmat, kehadiran pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) menjadi elemen penting yang mengatur alur kegiatan.

MC tidak hanya bertugas membacakan susunan acara, tetapi juga menjaga suasana tetap khidmat dan terarah. Pemilihan kata yang sopan, intonasi yang tepat, serta kemampuan mengatur waktu menjadi kunci keberhasilan acara.

Selain itu, MC juga berperan sebagai penghubung antar sesi agar acara berjalan lancar tanpa jeda yang membingungkan peserta.

Pengertian Walimatussafar dan Makna Spiritualnya

Walimatussafar adalah jamuan atau acara syukuran yang diadakan oleh seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh, khususnya ibadah haji atau umrah. Dalam konteks ibadah haji, acara ini menjadi momentum penting untuk memohon ridha Allah SWT serta dukungan doa dari lingkungan sekitar.

Ibadah haji sendiri merupakan rukun Islam kelima yang dilaksanakan dengan mengunjungi Baitullah (Ka’bah) di Makkah pada bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah. Rangkaian ibadah ini memiliki nilai spiritual tinggi dan menjadi impian setiap Muslim.

Susunan Acara Walimatussafar Haji 2026

Agar pelaksanaan berjalan sistematis, berikut susunan acara yang umum digunakan dalam walimatussafar haji:

  1. Pembukaan
  2. Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an
  3. Sambutan dari Shahibul Bait (Tuan Rumah)
  4. Tausiyah atau Pesan-pesan Haji
  5. Pembacaan Doa Keberangkatan
  6. Penutup

Susunan ini dirancang sederhana namun tetap mencakup unsur spiritual, komunikasi, dan doa bersama.

Contoh Teks MC Walimatussafar Haji 2026

Berikut contoh teks pembawa acara yang bisa digunakan sebagai referensi:

Pembukaan

“Memasuki acara yang pertama yaitu pembukaan. Marilah kita buka acara ini dengan membaca Ummul Kitab, Al-Fatihah… (Membaca Al-Fatihah).”

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an

“Acara selanjutnya adalah pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang akan dilantunkan oleh Saudara [Nama Qori]. Kepadanya kami persilakan.”

(Setelah selesai):
“Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Semoga yang membaca dan kita yang mendengarkan mendapat limpahan pahala dari Allah SWT.”

Sambutan Tuan Rumah

” Kini tiba saatnya kita mendengarkan sambutan sekaligus permohonan doa restu dari shahibul bait, yang akan disampaikan oleh Bapak/Ibu [Nama]. Kepada Beliau kami persilakan.”

Tausiyah dan Doa

“Hadirin yang dimuliakan Allah, untuk membekali batin dan memberikan pencerahan mengenai ibadah haji, marilah kita simak tausiyah yang akan disampaikan oleh Al-Mukarrom [Nama Ustadz/Kiai], yang sekaligus akan ditutup dengan doa bersama. Kepada Beliau kami persilakan.”

Penutup Acara Walimatussafar

“Hadirin yang dirahmati Allah, dengan berakhirnya doa tadi, maka berakhirlah seluruh rangkaian acara formal pada hari ini.

Kami selaku pembawa acara memohon maaf apabila terdapat tutur kata yang kurang berkenan.

Mari kita doakan Bapak/Ibu [Nama Calon Jemaah] agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang Mabrur.

Billahit taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Meski zaman terus berkembang, walimatussafar tetap menjadi tradisi yang dijaga oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai bentuk syukur, acara ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dengan persiapan yang matang, termasuk susunan acara dan teks MC yang jelas, walimatussafar dapat berlangsung dengan tertib, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi calon jemaah maupun para tamu. (anp)