Jelang Lebaran, Pasokan Gas LPG Bersubsidi 3 Kg Dipastikan Aman

Foto Gas Melon atau Gas LPG Bersubsidi 3 Kg. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Gas LPG Bersubsidi 3 Kg stok tersedia aman dan menjelang hari besar keagamaan Pertamina akan mengeluarkan kuota tambahan. Dari sisi harga gas LPG 3 kg ke konsumen sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan yaitu Rp 18.000.

Demikian dikemukakan Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Pemda DIY, Eling Priswanto, saat melakukan pemantauan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok bersama Pemerintah Kota Yogyakarta berserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta dan DIY, Jumat  (27/2/2026).

Kegiatan tersebut untuk memastikan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok tersedia dan terkendali menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Kebutuhan pokok yang dipantau antara lain telur, daging ayam, beras, gula dan sayur.

“Jadi kita fokus untuk yang tabung tiga kilo. Kita pastikan semua itu bisa terdistribusi dengan baik ke masyarakat dengan tepat sasaran dan dalam jumlah yang cukup,” ujar Eling Priswanto.

Sementara itu, Sekretaris Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, Lustio Ario Wibisono menjelaskan, bahwa Pertamina akan memberikan kuota fakultatif (tambahan) gas LPG  3 kg untuk DIY, sekitar 100 persen.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemda di kabupaten/kota untuk memberikan surat penambahan kuota fakultatif ke Pertamina. “Adapun alokasi gas LPG 3 kg di hari biasa di Kota Yogyakarta sekitar 22.000 tabung/hari,” terang Lustio.

Menurutnya, Pertamina juga ada “Satgas Rafi” (Ramadan dan Idulfitri), pasti nanti akan ada tambahan gelontoran untuk fakultatif di seratus persen. Jadi nanti di hari sebelum  Idulfitri nanti akan ada tambahan sebanyak itu. “Mungkin bisa disebar di  hari H+1 atau di H-1,” pungkas Lustio, yang juga Pimpinan Agen Gas LPG PT Therus Karya Sejahtera, Yogyakarta. (*/ted)