Harga BBM Pertamina, Shell, BP-AKR, Vivo hingga Mobil Berlaku 31 Juli 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Ilustrasi Harga BBM Pertamina, Shell, BP-AKR, Vivo hingga Mobil Berlaku 31 Juli 2026, Ini Daftar Lengkapnya/Pixabay

bernasnews – Simak daftar harga BBM terbaru per 31 Juli 2026 di SPBU Pertamina, Shell, BP-AKR, Vivo, dan Mobil. Cek juga peluang penyesuaian harga BBM pada 1 Agustus 2026.

Seluruh badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) telah memberlakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sejak 1 Juli 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan oleh Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation.

Memasuki 31 Juli 2026, belum ada perubahan harga baru. Dengan demikian, harga BBM yang berlaku masih mengacu pada penyesuaian yang diumumkan pada awal Juli lalu. Sejumlah produk BBM nonsubsidi, terutama jenis diesel dan bahan bakar beroktan tinggi, mengalami penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah masih melakukan evaluasi terhadap harga keekonomian BBM nonsubsidi menjelang penyesuaian berikutnya yang dijadwalkan pada 1 Agustus 2026.

Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Turun

Pada penyesuaian harga yang berlaku mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB, Pertamina Patra Niaga menurunkan harga beberapa produk BBM nonsubsidi.

Harga Pertamax Turbo turun sebesar Rp1.450 per liter, dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex mengalami penurunan paling besar, yakni Rp3.650 per liter, dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter.

Adapun Dexlite turun Rp3.300 per liter, dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.

Berbeda dengan tiga produk tersebut, harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) tidak mengalami perubahan. Hingga akhir Juli 2026, Pertamax masih dijual Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green tetap Rp17.000 per liter.

BBM bersubsidi juga belum mengalami perubahan harga. Pertalite (RON 90) masih dipatok Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

SPBU Swasta Turut Menurunkan Harga BBM

Penurunan harga tidak hanya dilakukan Pertamina. Sejumlah SPBU swasta juga melakukan penyesuaian harga, terutama untuk produk diesel.

BP-AKR menurunkan harga BP Ultimate Diesel menjadi Rp21.340 per liter, dari sebelumnya Rp25.060 per liter.

Sementara itu, harga BP 92 tetap berada di angka Rp16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate dipertahankan sebesar Rp17.240 per liter.

Hal serupa juga dilakukan Shell Indonesia. Produk Shell V-Power Diesel kini dibanderol Rp21.340 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp24.490 per liter.

Untuk produk bensin Shell seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+, belum terdapat informasi harga yang tercantum pada daftar harga yang berlaku per 31 Juli 2026.

Daftar Harga BBM Terbaru per 31 Juli 2026

Harga BBM Pertamina (DKI Jakarta)

  • Bio Solar (Subsidi): Rp6.800 per liter
  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.300 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

Harga BBM BP-AKR

  • BP 92: Rp16.670 per liter
  • BP Ultimate: Rp17.240 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp21.340 per liter

Harga BBM Shell

  • Shell V-Power Diesel: Rp21.340 per liter
  • Shell Super: –
  • Shell V-Power: –
  • Shell V-Power Nitro+: –

Harga BBM Vivo

  • Vivo Revvo 92: Rp16.670 per liter
  • Vivo Revvo 95: Rp17.240 per liter
  • Vivo Diesel Primus: Rp21.340 per liter

Harga BBM Mobil Indostation

  • Gasoline 92: Rp16.670 per liter

Harga BBM Agustus 2026 Masih Menunggu Evaluasi

Menjelang awal Agustus, pemerintah masih menghitung harga keekonomian BBM nonsubsidi yang dipengaruhi pergerakan harga minyak mentah dunia.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan, pemerintah akan menghitung biaya pokok penyediaan (BPP) Pertamina beserta komponen keuntungan untuk menentukan harga yang sesuai dengan kondisi pasar.

“Jadi nanti akan dihitung biaya pokok penyediaan (BPP) Pertamina ditambah keuntungan. Nanti kami dari Kementerian ESDM akan mencoba melihat kira-kira harga yang ini keekonomiannya bagaimana,” ujar Yuliot di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, apabila rata-rata harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan, terdapat peluang bagi Pertamina untuk kembali menyesuaikan harga Pertamax.

“Kalau potensi nanti ini harga minyak secara rata-rata turun, ya tentu dari Pertamina akan menyesuaikan harga,” kata Yuliot.

Saat ini, harga minyak mentah Brent tercatat berada di level US$83,86 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$80,73 per barel.

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap

Di tengah evaluasi harga BBM nonsubsidi, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan hingga akhir tahun.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan harga Pertalite maupun Bio Solar subsidi tetap dipertahankan sesuai kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang,” kata Bahlil di Istana, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari evaluasi berkala yang mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, serta kondisi daya beli masyarakat.

“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” kata Kitty.***