bernasnews – Isra Miraj bukan sekadar peristiwa bersejarah dalam Islam, tetapi juga momentum spiritual yang sangat istimewa bagi setiap Muslim. Pada momen inilah Rasulullah SAW menerima perintah sholat lima waktu langsung dari Allah SWT.
Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj selalu menjadi saat yang tepat untuk memperbanyak ibadah, terutama doa dan munajat.
Pada tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, malam Isra Miraj jatuh pada 16 Januari, bertepatan dengan 27 Rajab. Di malam penuh kemuliaan ini, umat Islam dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berbagai amalan, salah satunya membaca doa khusus Isra Miraj.
Makna dan Keutamaan Isra Miraj dalam Islam
Isra Miraj merupakan peristiwa agung yang dialami Rasulullah SAW dalam satu malam. Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), lalu dinaikkan ke Sidratul Muntaha (Miraj). Di sanalah Rasulullah SAW menerima perintah sholat fardhu lima waktu yang menjadi tiang agama Islam.
Menurut kitab Sirah Nabawiyah Riwayat Imam Al-Bukhari yang disusun oleh Dr. Riyadh Hasyim, Imam At-Thabarani dalam Al-Awsath meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW melihat Tuhannya. Dalam satu riwayat disebutkan, “Muhammad melihat Tuhannya dua kali,” dan dalam sanad lain disebutkan, “Muhammad melihat Tuhannya.” Riwayat ini menunjukkan betapa istimewanya peristiwa Isra Miraj dalam sejarah kenabian.
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berdoa di Malam Isra Miraj?
Isra Miraj bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dihidupkan dengan amalan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah berdoa.
Dalam buku Dahsyatnya Shalat dan Doa Ibu karya Ummi Ayanih, doa dijelaskan sebagai bentuk permohonan seorang hamba kepada Allah SWT untuk memperoleh kebaikan, seperti keselamatan hidup, rezeki yang halal, serta keteguhan iman.
Al-Qur’an pun menegaskan pentingnya doa. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
Ayat ini menegaskan bahwa setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus akan mendapat perhatian langsung dari Allah SWT, termasuk doa yang dipanjatkan pada malam 27 Rajab.
Meskipun doa dapat dibaca kapan saja, malam Isra Miraj, yakni 27 Rajab, memiliki keutamaan tersendiri. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir, shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan tentu saja melangitkan doa-doa terbaik kepada Allah SWT.
Bacaan Doa Isra Miraj Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Berikut ini adalah doa Isra Miraj yang dapat diamalkan oleh umat Islam pada malam 27 Rajab:
Teks Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Tulisan Latin
Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi‘i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.
Artinya
“Ya Allah, dengan kemuliaan Engkau memperlihatkan rahasia orang-orang yang mencintai-Mu, dan dengan keistimewaan khalwat yang Engkau anugerahkan khusus kepada pemimpin para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, aku memohon kepada-Mu agar Engkau mengasihi hatiku yang penuh kesedihan dan mengabulkan seluruh permohonanku, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.”
Peringatan Isra Miraj 1447 H yang jatuh pada 16 Januari 2026 adalah momen berharga untuk memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya. Melalui doa Isra Miraj, umat Islam diajak untuk meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW sekaligus menyampaikan harapan, kegelisahan, dan permohonan hidup kepada Allah SWT.
Semoga dengan mengamalkan doa ini pada malam 27 Rajab, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan kehidupan dipenuhi keberkahan. (anp)












