bernasnews – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menyalurkan bantuan lanjutan berupa beras kepada mahasiswa asal Sumatra yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan keluarganya terdampak langsung bencana banjir di wilayah Sumatra.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah kondisi krisis yang dialami keluarga mereka di daerah asal.
Pemda DIY menyasar mahasiswa yang berasal dari tiga provinsi, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Penyaluran bantuan beras ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah agar mahasiswa perantauan tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama berada di Yogyakarta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Agustinus Ruruh Haryata, memimpin langsung penyaluran bantuan tersebut pada Senin, 15 Desember 2025.
Tim BPBD DIY mendatangi masing-masing asrama mahasiswa untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada perwakilan mahasiswa dari ketiga provinsi tersebut.
Ruruh menyampaikan bahwa mahasiswa perantauan menjadi perhatian karena menghadapi tekanan ganda. Selain memikirkan kondisi keluarga yang terdampak bencana di kampung halaman, mereka juga harus bertahan dengan keterbatasan ekonomi selama menempuh pendidikan di Yogyakarta.
“Sore hari ini kami mengirimkan bantuan beras ke tiga asrama mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana banjir di Sumatra. Pemda DIY ingin memastikan para mahasiswa tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka di Jogja tanpa harus terbebani persoalan kebutuhan pokok,” ujar Ruruh.
Menurut Ruruh, program bantuan beras tersebut dirancang untuk jangka waktu dua bulan. Penyaluran tahap pertama dilakukan untuk memenuhi kebutuhan satu bulan ke depan, sementara pengiriman bantuan lanjutan direncanakan pada bulan berikutnya.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD DIY juga melakukan pendataan dan pembaruan informasi mahasiswa yang terdampak. Pemerintah membuka peluang penambahan penerima bantuan apabila ditemukan mahasiswa yang belum tercatat dalam data awal.
“Kami sambil berjalan terus mengidentifikasi kebutuhan lain yang bisa kami bantu. Data mahasiswa akan selalu kami perbarui karena kemungkinan masih ada yang belum terdata. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikannya di Yogyakarta,” katanya.
Di Asrama Mahasiswa Sumatra Utara, Ketua Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatra Utara di DIY, Aulia Hamdi Dwi Syahroni, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemda DIY.
Ia menyebut bantuan tersebut membantu mahasiswa perantauan yang tengah diliputi kekhawatiran terhadap kondisi keluarga di daerah terdampak banjir.
Hamdi mengatakan bahwa sebagai mahasiswa yang jauh dari kampung halaman, rasa cemas kerap muncul ketika keluarga menghadapi bencana alam. Meski demikian, ia dan rekan-rekannya berupaya tetap fokus menyelesaikan pendidikan.
“Kami tentu harus terus semangat menyelesaikan pendidikan, meskipun rasanya ingin sekali pulang. Kondisi di kampung halaman belum memungkinkan, sehingga kami memilih bertahan di sini sambil terus berdoa agar keadaan segera pulih,” ujar mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut.
Hamdi menjelaskan, saat ini terdapat 41 mahasiswa asal Sumatra Utara yang sedang menempuh pendidikan di DIY. Pemda DIY menyalurkan bantuan sebanyak 15 karung beras dengan berat masing-masing 25 kilogram untuk mencukupi kebutuhan konsumsi mahasiswa selama satu bulan.
Hal serupa disampaikan Pelaksana Tugas Ketua IKPM Sumatra Barat di DIY, Muhammad Zaki. Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan beras yang diberikan Pemda DIY kepada mahasiswa asal Sumatra Barat.
Pemda DIY menyalurkan sebanyak 22 karung beras kepada 61 mahasiswa asal Sumatra Barat yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Bantuan tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan pangan mahasiswa selama satu bulan ke depan.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami. Kami juga memohon doa dari semua pihak agar daerah asal kami di Sumatra Barat bisa segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar mahasiswa Universitas Cendekia Mitra Indonesia tersebut.
Selain itu, Pemda DIY juga menyalurkan bantuan beras kepada mahasiswa asal Aceh yang tinggal di Yogyakarta. Mahasiswa dari Provinsi Aceh menerima bantuan sebanyak 60 karung beras dengan berat masing-masing 25 kilogram.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemda DIY menyatakan tetap melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap mahasiswa perantauan yang terdampak bencana alam. Pemerintah daerah memastikan proses pendataan dan penyaluran bantuan lanjutan akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. (Eln)












