Siswa Sekolah Akar Rumput Antusias Presentasi Proses Belajar “Anak Berbagi Cerita” 

Suasana presentasi proses belajar Semester Gasal 2025/2026 di Sekolah Akar Rumput bertajuk “Anak Berbagi Cerita”, Sabtu 13/12/2025 . (Foto : Syifa)

bernasnews – Sekolah Akar Rumput Yogyakartas mengadakan acara Presentasi Proses Belajar Selama Semester Gasal 2025/2026 hertajuk “Anak Berbagi Cerita” (ABC) di Balai Budaya Karangkitri, Panggungharjo, Bantul, DIY, Sabtu (13/12/2025).

Berbagai hasil karya anak-anak sekolah ini digelar pada acara tersebut. Ada 11 siswa yang menyajikan karya berbeda-beda sesuai dengan minat mereka. Karya itu adalah Sampahku Tanggung Jawabku oleh Puan, Komik oleh Jededia, Skateboard oleh Kano, Domba oleh Zidan, Printing Stiker oleh Alpha, Kue Brownies oleh Chacha, Bakpia oleh Qheyla, Kangkung oleh Fatia, Layang-layang oleh Gigih, Pizza oleh Aksara, dan Film “Tonari No Totoro” oleh Hannah.

Pengurus sekolah Desta mengemukakan, Sekolah Akar Rumput dirintis oleh beberapa orang tua sejak tahun 2017 hingga saat ini. Dengan sistematis sama dengan sekolah formal yaitu lima hari sekolah, pembelajaran dari pukul 08.00 hingga 13.00 termasuk makan siang.

Untuk bagan di Sekolah Akar Rumput ini tidak memiliki struktural tertulis seperti kepala sekolah. Yang ada ialah orang tua yang mendampingi dan memfasilitasi anak-anak sesuai dengan minat dan bakat mereka. “Seperti halnya sekolah formal yang memiliki ijazah, Sekolah Akar Rumput pada hasil akhirnya mendapatkan ijazah paket namanya,” kata Desta.

Sekolah Akar Rumput merupakan komunitas turunan dari sekolah Sanggar Anak Alam yang kurikulumnya sama. Dalam Sekolah Akar Rumput terdapat 11 siswa yang terdiri dari kelas 3 hingga 6 Sekolah Dasar. Mereka memiliki berbagai keterampilan dan minat masing-masing anak yang sesuai dengan usianya. Teknis pembelajarannya mengambil suatu topik tertentu yang diminati anak-anak itu sendiri. Kemudian didalami, didampingi dan difasilitasi oleh pengurus dan orang tua anak sampai mampu memahami topik yang diambil. Untuk hasil akhir pembelajaran diadakan presentasi proses belajar selama satu semster.

Dalam proses belajar juga terdapat kendala-kendala yang dirasakan. Pertama, anak kadang harus mengatur mood anak-anak; kedua fasilitator, dan ketiga orangtua anak-anak harus saling sejalan. Untuk itu setiap peraturan dapat berubah-ubah sesuai kesepakatan bersama yang diambil.

Dalam acara presentasi hasil proses belajar siswa Sekolah Akar Rumput itu, Lurah Panggungharjo hadir memberikan sambutan. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh keluarga dan orang tua anak-anak. Suasana begitu riang dapat dilihat dari presentasi yang dipaparkan oleh setiap individu. Anak-anak antusias sekali dalam menyampaikan topik masing-masing. (mar/Syifa dan Molis)