bernasnews – Di tengah kesibukan mendampingi murid-murid, para guru dari tiga sekolah dasar yakni SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta, SD Negeri Jetis 2 Yogyakarta, dan SD Negeri Cokrokusuman bersepakat meluangkan waktu khusus untuk belajar bersama. Kegiatan ini terwujud dalam program Kombel Tri SD, yang berlangsung selama tujuh kali pertemuan mulai akhir September hingga awal Desember 2025.
Program ini bernama “BBGTK-DIY Mendampingi Hari Belajar Guru”, sebuah gerakan yang menegaskan bahwa bukan hanya murid yang perlu belajar, melainkan guru pun harus terus mengasah diri. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan budaya refleksi, memperkuat kolaborasi antar guru, serta meningkatkan kompetensi profesional.
Dalam suasana penuh semangat, 30 orang guru mendapat bimbingan dari Widyaiswara Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY Dr. Marfuah S.Si., M.Si., MT., yang hadir sebagai pendamping dan pembimbing kegiatan. Materi dan inspirasi juga diperkaya oleh guru SD Negeri Jetis 1 Diana Feggy Putinella, S.E, S.Pd yang tampil sebagai guru inti/fasilitator.
Acara ini turut dihadiri oleh Kristiningrum dari Dinas Dikpora Kota Yogyakarta selaku panitia daerah. Hadir pula para kepala sekolah yakni Dwi Purwanti, S.Pd. SD (Kepala SD Negeri Jetis 2), Sri Karyaningsih, S.Pd. (Kepala SD Negeri Cokrokusuman), dan Suwarti, S.Pd. (Kepala SD Negeri Jetis 1) selaku tuan rumah. Ketiga kepala sekolah ini bersama-sama menjadi panitia pelaksana kegiatan.
Suwarti, S.Pd. dalam sambutannya mengemukakan, “Semoga kegiatan Hari Belajar Guru ini benar-benar membawa manfaat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal untuk terus menumbuhkan budaya refleksi, saling berbagi, dan belajar sepanjang hayat. Karena ketika guru belajar, maka murid pun akan semakin berkualitas.”
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi amal baik, membawa keberkahan, dan memberi dampak positif bagi dunia pendidikan.
Program Hari Belajar Guru ini membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia. Sama seperti murid, guru pun terus berkembang melalui refleksi dan kolaborasi. Dengan adanya program ini, diharapkan para guru semakin siap mendampingi generasi penerus bangsa dengan kompetensi yang terus terbarui. (mar/Helma Herawati, Guru SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta)












