bernasnews – Pagelaran wayang kulit mewarnai puncak Hari Ulang tahun ke-74 SMKN 2 Yogyakarta pada Sabtu, 19 Agustus 2023. Pagelaran puncak tari kolosal yang digelar membawakan cerita tentang Perjalanan SMKN 2 Yogyakarta dari berdiri sampai dengan sekarang. Lalu Pentas Wayang Kulit Sebabak dengan Lakon Sesaji Kalaludra dengan Dalang Ki Raga Budi Panuntun dengan dagelan Dalijo Angkringan dan Erli Gayeng.
“Tahun ini diharapkan situasi dan kondisi zaman pasca pandemic yang mempengaruhi kualitas perjalanan SMKN 2 Yogyakarta dapat lebih baik lagi, sehingga sekolah sebagai lembaga pendidikan formal dapat melakukan amanah dari negara dan masyarakat untuk mencerdaskan dan mencetak generasi bangsa dengan berbagai improvisasi dan kreativitas serta inovasi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan sebagai penerus bangsa yang unggul,” ungkap Kepala Sekolah SMKN 2 Yogyakarta Dodot Yuliantoro di SMKN 2 Yogyakarta.
Dia menyebut, persembahan wayang Kulit ini menandakan SMKN 2 Yogyakarta tahun ini sebagai sekolah pusat keunggulan akan semakin maju menatap masa depan dalam mencetak generasi bangsa yang unggul dengan budaya adiluhung.
Dihubungi terpisah, Ketua panitia Dies Natalis ke-74 SMKN 2 Yogyakarta, Nuzul Andi Kisworo menyampaikan bahwa acara ini terselenggara atas kerjasama dan kolaborasi antara keluarga besar SMKN 2 Yogyakarta dari siswa, guru, karyawan dan sponsorship dari perusahaan mitra sekolah.
“Harapannya dengan puncak acara ini menjadi tonggak sekolah menuju sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, dengan tema Skaduta Go green For passion, yang sudah diawali puncak acara Dies Natalis dengan acara Kirab Budaya pada Jumat, 18 Agustus 2023 sekaligus memeriahkan HUT RI ke-78,” ujarnya.
Masih dalam semarak HUT SMK Negeri 2 Yogyakarta, Sispala TMC, organisasi pecinta alam juga turut menyampaikan pencapaian luar biasa dengan melakukan ekspedisi menaklukkan 4 gunung ikonik di Jawa Tengah.
Dalam perayaan yang memadukan semangat eksplorasi dengan patriotisme, anggota TMC berhasil mencapai puncak Gunung Sumbing, Sindoro, Lawu, dan Merbabu, sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT sekolah.












