bernasnews – Empat tahun terakhir mulai 2018 sampai dengan 2022, siswa SD Marsudirini Yogykarta di penghujung tahun pelajaran mendapatkan buku kenangan berupa profil, data, dan foto teman-teman kelas 6 serta profil lengkap bapak ibu guru, kepala sekolah dan suster.
Buku kenangan, kami sebut buku yang diperoleh murid kelas 6 setelah menyelesaikan studi enam tahun. Buku kenangan yang eksklusif, dengan foto berbagai gaya masing-masing guru dan siswa. Profil berisi nama lengkap, hobi, cita-cita, dan motto.
“Rasanya profil sudah umum dan mudah ditemui di media sosial masing-masing guru dan siswa,” kata saya dalam bincang ringan bersama Basilius Agung, Lukas Suharno, Elizabeth Astuti, dan Kristina Retno, guru kelas VI.
Komunikasi lanjutan bersama dengan Sr. M. Rachel, OSF dan pegiat literasi Y.B. Margantoro, seluruh aneka tradisi lama penulisan buku kenangan saya sampaikan. Sudah saatnya perlu kolaborasi di luar sekolah menjadikan pengalaman hidup dan sepanjang hayat bagi siswa. Pergulatan lisan menciptakan program Wawancara Wartawan Cilik (warcil) untuk siswa kelas 6 tahun 2023.
Latar belakang wawancara warcil yaitu pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa. Selain itu, mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Model pembelajaran kontekstual tidak bersifat eksklusif dan dapat digabung dengan model-model pembalajaran yang lain, salah satunya adalah berkomunikasi menggali informasi dengan narasumber di luar sekolah.
Siswa terlatih berpikir kritis
Menggali informasi dari seseorang dalam posisi sebagai seorang pemimpin, leader dan pengambil keputusan. Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga yang seluruhnya dalam lingkup Kota Yogyakarta. Ditambah pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Yogyakarta, Kepala Kepolisian Resort Kota Yogyakarta, dan Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta.
Penggalian informasi meliputi keputusan yang telah diambil bagi masyarakat, hambatan dan tantangan serta pesan dan kesan bagi kami generasi SD Marsudirini Yogyakarta. Tanggal 29 Mei hingga 6 Juni 2023 menjadikan tanggal bersejarah dalam menggali informasi.
Berkunjung dan bertemu dengan petinggi kedinasan menciptakan peluang guru tidak lagi menjadi satu-satunya narasumber dalam pembelajaran dan kegiatan telah beralih menjadi siswa sebagai pusat kegiatan pembelajaran serta peran guru hanya sebagai motivator dan fasilitator. Maka semangat siswa pun dapat meningkat saat bertemu tatap muka dengan sang petinggi Kedinasan, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Wawancara membangun sendiri pengetahuan pada siswa, membuat siswa terlatih untuk bernalar dan berpikir secara kritis melalui kegiatan inquiry atau menemukan sendiri masalah, kebebasan bertanya (questioning), penerapan masyarakat belajar (learning community) yaitu melatih siswa untuk bekerjasama, sharing idea, saling berbagi pengalaman, pengetahuan, saling berkomunikasi sehingga terjadi interaksi yang positif antarsiswa dan pada akhirnya siswa terlibat secara aktif belajar bersama-sama.
Hal ini sungguh tercipta pada peluang pertama saat menuliskan hasil wawancara yang tersaji dalam buku “Wawancara Warcil” terbitan Mitra Mekar Berkarya, 2023. (mar/F.X. Oktaf Laudensius, S.Si., Kepala SD Mardirini Yogyakarta).












