Lulusan SD Marsudirini Yogyakarta Tetap Pegang Teguh Nilai-Nilai Utama

Saat arak-arakan Pelepasan dan Serah Terima Siswa Kelas 6 SD Marsudirini Yogyakarta masuk ruang acara, di aula sekolah setempat, Kamis (15/6/2023). (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews).

bernasnews – Lulusan Sekolah Dasar (SD) Marsudirini diharapkan tetap memegang teguh nilai-nilai keutamaan hidup antara lain kejujuran di manapun dan sampai kapanpun. Mereka juga harus senantiasa mencintai dan ikut mendukung keberlangsungan pendidikan sekolah ini.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Pelepasan dan Serah Terima Siswa Kelas 6 SD Marsudirini Yogyakarta Tahun Pelajaran 2022/2023  di aula sekolah, Jalan P. Senopati 32 Yogyakarta, Kamis (15/6/2023). Kepala sekolah FX Oktaf Laudensius, S.Si melaporkan, SD Marsudirini 1 meluluskan 44 orang (19 laki-laki dan 25 perempuan) dan SD Marsudirini 2 meluluskan 42 orang (17 laki-laki dan 25 perempuan). Total lulus 100 persen sebanyak 86 orang siswa.  

Dalam sambutan pada acara ini, Pengawas SD Kemantren Gondomanan Kupiyosari, S.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Mujino, S.Pd., M.Acc, dan Penanggung Jawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Yogyakarta Sr. M. Rachel, OSF, S.Pd. sama-sama mengapresasi prestasi akademik siswa maupun kreativitas mereka antara lain di bidang seni. Mereka juga berharap agar karakter Kemarsudirinian terus menguatkan langkah dalam meraih cita-cita.

Kupiyosari mengemukakan pula, selamat kepada SD Marsudirini yang meluluskan siswa 100 persen. Selain itu, selamat pula untuk DIY yang meraih peringkat tertinggi dalam pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) dan sekaligus peringkat tertinggi secara internasional.

“Para siswa agar selalu memegang teguh dan melaksanakan nilai-nilai keutamaan Marsudirini dalam pendidikan selanjutnya maupun dalam kehidupan di masyarakat,” kata dia.

Sr. Rachel menyampaikan terima kasih pula kepada para orangtua yang telah mempercayakan pendidikan para siswa kepada SD Marsudirini selama enam tahun. Juga terima kasih kepada kepala sekolah, guru dan karyawan yang telah berjuang keras mendidik anak-anak menjadi pribadi yang kuat dan siap menuju ke jenjang pendidikan lebih tinggi. 

Kepala SD Marsudirini 2 Yogyakarta FX Oktaf Laudensius, S.Si. mengemukakan, sekolah selama ini telah berusaha sebaik-baiknya mendidik siswa antara lain dalam mencapai nilai tinggi 10. Untuk menuju ke nilai 10, setiap siswa dapat mencapainya secara berbeda. Ada yang melalui delapan tambah dua, tujuh tambah tiga, enam tambah empat, lima tambah lima dan seterusnya.

“Setelah kalian lulus dari sekolah ini, untuk mencapai kesuksesan pun masing-masing melalui proses yang berbeda. Yang penting tujuan itu tercapai secara benar dan baik,” katanya.

Sungkeman yang mengharukan

Menandai pelepasan siswa dilakukan pengalungan samir kepada lulusan oleh kepala sekolah Sr. Rachel, OSF, S.Pd. dan FX Oktaf Laudensius, S.Si. yang didampingi para wali kelas yakni Lukas Suharno, S.Pd.SD., Elisabeth Astuti, S.Pd., Basilius Agung, S.Pd., dan Kristiana Retno, S.Pd. Siswa lulusan didampingi orangtua masing-masing. 

Selesai acara itu, dilaksanakan sungkeman anak kapada orangtua. Dipandu pembawa acara Johanes Linda Kurniadi, S.Pd. dan Joshephine Epsilona Yustisia, S.Pd. dengan narasi yang menyentuh dan didukung alunan lagu Doa Seorang Anak oleh Fr. Indriyani, S.Pd. sungkeman berlangsung penuh keharuan. Sebagian orangtua dan siswa menangis melaksanakan menu acara yang baru pertama kali diadakan ini.     

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan peluncuran buku “Wawancara Warcil” secara simbolis. Praktisi literasi Y.B. Margantoro menyerahkan cover buku kepada Oktaf Laudensius dan seorang siswa. Mereka bersama mengatakan, “Buku Wawancara Warcil menciptakan Our Character, Our Potensials, Our Strenght.”

Di latar belakang mereka berdiri Sr. Rachel, Kupiyosari, Mujino, Yosef Adiwahyanta, orangtua, komite dan wakil narasumber dari delapan lembaga di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada peluncuran buku secara simbolis ini, di layar putih ditayangkan video siswa saat wawancara di delapan kantor.  

“Atas nama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, kami mengapresiasi kegiatan wawancara warcil dan karya buku ini. Semoga adik-adik kelak menjadi wartawan atau penulis yang benar dan sukses. Jangan sampai ikut menyiarkan kabar bohong karena akan merugikan banyak pihak,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Dikpora Kota Yogyakarta Mujino.

Acara pelepasan siswa kelas 6 yang kepanitiaannya diketuai oleh Kristina Retno W., S.Pd. ini diisi pula dengan pembacaan ikrar, menyanyikan lagu Visi Marsudirini, Mars Marsudirini dan Himne Guru. Juga penampilan kesenian oleh siswa kelas 6 yakni menyanyi, biola, tari dan baca puisi. (mar)