Pelepasan dan Wisuda Purna Siswa SMP BOGA dengan Nuansa Budaya Jawa

Dari kiri ke kanan : Bernadete Bremaniwati, S.Pd., M.Pd., Atun Pratiwi, M.PdK., Rico peraih nilai ASPD tertinggi, Angela peraih nilai US tertinggi, Ir. Obed Tripambudi dan Catur N. S.Psi. (Foto : Humas sekolah

bernasnews – Pengumuman kelulusan SMP BOPKRI 3 Yogyakarta (BOGA) dikemas dalam pelepasan dan wisuda purna siswa dengan nuansa budaya Jawa di Artotel Suite Bianti Yogyakarta, Kamis (8/6/2023). Dalam acara ini dihadiri oleh Ir. Obed Tripambudi selaku Ketua Yayasan BOPKRI, Bremaniwati S.Pd, M.Pd selaku pendamping dan penasehat BOGA, Pengurus Ikatan Alumni SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, bapak/ibu orang tua/wali siswa kelas 9 dan para guru/karyawan BOGA.

Banyak hal BOGA mampu meraih prestasi dalam bidang seni, olahraga, dan pada tahun 2023 sekolah ini juga mampu menghantarkan tiga siswanya untuk maju tingkat Nasional dalam kegiatan Final Nasional Jenius Science Olympiad mata pelajaran Sains dan Bahasa Inggris yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2023. 

“Terima kasih atas bantuan dan dukungan bapak ibu semua sehingga SMP BOPKRI 3 Yogyakarta semakin hari semakin menunjukkan prestasi yang baik,” ungkap Kepala Sekolah Atun Pratiwi, M.Pdk dalam sambutan pada acara ini

Tema agenda ini adalah “Satu dalam Langkah untuk Mengukir Prestasi, Melaju, dan Menginspirasi”. Dari tema tersebut diharapkan semua yang hadir mampu menyatukan langkah untuk masa depan bersama.

Wajah-wajah ceria tampak pada setiap siswa yang hadir, begitu juga dengan orangtua/wali. Rico Simon kelas 9B, peraih nilai tertinggi ASPD dengan jumlah nilai 320,5  mengutarakan perasaannya ketika mengetahui hasil yang diperoleh. 

“Sungguh saya tidak menyangka dengan nilai yang saya raih. Saya puas dan bangga dengan hasilnya. Terima kasih atas bantuan dan dukungan bapak ibu guru dalam proses belajar saya,” kata dia.

Sedangkan peraih nilai US tertinggi dengan nilai 990 adalah Angela Electra Vega kelas 9C. Dia merupakan siswa low vision yang bersekolah di BOGA dan mempunyai kemampuan akademik yang luar biasa. Sejak kelas 7 dia adalah siswa peringkat 1 paralel. Jumlah siswa kelas 9 adalah 85 orang dan dinyatakan lulus 100%.

Menurut Atun, sebagai salah satu sekolah yang mengusung budaya sebagai keunggulannya maka kegiatan diusung dalam konsep budaya Jawa. Siswa, pengisi acara, bapak ibu guru karyawan, dan orangtua/wali mengenakan busana adat Jawa. Sepanjang acara pun terdengar suara gamelan yang ditabuh. Arak-arakan peserta kegiatan berjalan memasuki ruangan dengan diiringi tembang lancaran BOGA. Pengrawit gamelan diambil dari siswa peserta ekstra karawitan. 

Selain itu, ditampilkan pula paduan suara guru karyawan dan tari dari siswa peserta ekstra tari. Tari yang ditampilkan adalah tari Montrow Jathil dan SKS. Titan, Vira, Garneta, dan Klara sebagai pengisi acara pun mengaku senang dapat tampil di kegiatan pelepasan dan wisuda purna siswa tahun 2022/2023. (*/mar)