Uji Coba Gawai untuk Penilaian Harian di SD Marsudirini Yogyakarta

Guru Kelas 5 SD Marsudirini Yogyakarta Dewi Damayanti, S.Pd mendampingi siswa-siswi yang sedang melaksanakan Penilaian Harian secara on-line melalui gawai, tablet ataupun lap-top milik siswa. (Foto Humas Marsudirini Yogyakarta)

bernasnews – Sekolah Dasar (SD) Marsudirini Yogyakarta mulai melaksanakan proses uji penilaian harian dengan menggunakan gawai, tablet ataupun laptop yang dimiliki oleh siswa, Kamis (4/5/2023).  

Menurut kepala sekolah FX. Oktaf Laudensius S.Si., pencanangan gerakan digitalisasi pada kegiatan evaluasi belajar mengajar di SD Marsudirini Yogyakarta ini telah dimulai 6 Maret 2023. 

“Pada waktu tersebut pertama kali dilakukan pada proses penilaian tengah semester untuk siswa/siswi kelas 6 selama tujuh hari. Untuk selanjutnya, dalam rangka misi mengurangi penggunaan kertas maka di SD akan dilaksanakan kebijakan melaksanakan sebanyak 40 persen kegiatan evaluasi secara digital sedangkan sisanya 60 persen menggunakan kertas. Kebijakan tersebut ditempuh supaya menghasilkan manfaat yang optimal,” kata Oktaf.

Guru Kelas 5 C, Dewi Damayanti S.Pd. menceritakan bahwa materi untuk penilaian harian tersebut sudah diterangkan kepada siswa dalam pembelajaran di kelas. Materi penilaian harian berjumlah 10 buah dan dikerjakan secara online dengan gawai dengan durasi 20 menit. 

Latihan ulangan harian ini mata pelajaran PPKn tentang persatuan dan kesatuan untuk menjaga kerukunan hidup. Materi disampaikan melalui google form dan dibuat secara acak, kemudian untuk mengerjakan masuk ke link google classroom untuk setiap kelas.  

Setelah selesai  mengerjakan latihan soal, lanjut dia, kemudian anak membuat screen-shoot dan dikirim google classroom supaya guru dapat mengecek hasilnya. Hasil screen-shoot dapat dibaca sendiri oleh siswa di rumah sebagai bagian untuk membiasakan belajar dan berlatih soal latihan on line tersebut. Sehingga ketika menghadapi assement nasional yang dilakukan secara on-line siswa sudah terbiasa dan tidak kaget.

Menurut Humas Marsudirini Yosef Adiwahyanta, dua orang siswa kelas 5 C, Aura dan Shaka,  menyatakan sangat senang dengan ujian secara on-line. Hal ini karena mengurangi kelelahan dalam menulis, sangat praktis dan ada copy soal di gawai yang dapat dipelajari sendiri di rumah. (*/mar)