bernasnews — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi menyerahkan hibah fasilitas penunjang riset bidang inovasi pembelajaran kepada 124 perguruan tinggi, diantaranya yang mendapatkan hibah tersebut adalah Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta (STIMARYO), di Jalan Magelang, Kutu Dukuh, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Jumat (27/1/2023).
Hadir dalam kegiatan penyerahan dan peresmian bantuan pengadaan Smart Classroom, yaitu Subkoordinator BMN Setditjendiktiristek Angga Kusuma, Pejabat Pembuat Komitment.Setditjendiktiristek Irfan Yuliastono. Keduanya disambut oleh Ketua STIMARYO Dr. Wegig Pratama,M.Pd, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D.
Juga hadir perwakilan dari JNE, Head Regional Jateng-DIY Marsudi didampingi oleh Kepala Cabang JNE Yogyakarta Adi Subagyo bersama Corporate Planning Specialis JNE Widodo. Program ini merupakan upaya peningkatan akses dan kualitas pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif yang digagas oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D mengatakan, era disruptif yang bergerak lebih cepat dari sebelumnya menuntut semua institusi tidak terkecuali perguruan tinggi untuk mempersiapkan diri dan berinovasi agar semakin kompetitif melalui transformasi digital.
“Adanya kecenderungan perubahan yang begitu cepat, selayaknya segera diantisipasi oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia, terutama dengan melakukan langkah-langkah strategis dalam melaksanakan digitalisasi kampus untuk meningkatkan efisiensi dan juga menunjnag mutu kampus,” ungkap dia.
Lanjut Prof Aris mengemukakan, program fasilitas penunjang riset di bidang inovasi pembelajaran ini merupakan insentif yang didasarkan pada beberapa kriteria dan indikator antara lain dengan melihat capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dari institusi yang bersangkutan. “Selain itu, juga dengan melihat laporan per semester dari setiap intitusi pendidikan tersebut,” tandasnya.
Sementara, Head Regional JNE Jateng-DIY Marsudi mengungkapkan, bahwa JNE merasa bangga sebagai perusahaan anak bangsa bisa mendukung dalam mendistribusikan fasilitas penunjang riset dari Kemendikbudristek ini. JNE sebagai perusahaan pengiriman dan logistik nasional terlibat sebagai mitra pengiriman untuk mendistribusikan proyek-proyek pemerintah.
“Kami bersyukur, JNE dipercaya oleh pemerintah untuk mendistribusikan barang-barang guna program ini. Semoga reputasi JNE selama ini, yang selalu cepat, tepat waktu dan aman dapat kami pertahankan. Sehingga baik dari Kemendikbudristek maupun penerima manfaat merasa puas dengan pelayanan JNE ,” ujar Marsudi.
Acara seremoni penyerahan ini dibuka dengan penampilan drumband Unit Kegiatan Taruna (UKT) Bahana Jaya STIMARYO. Kemudian acara inti yaitu penyerahan dan peresmian secara simbolis bantuan pengadaan smart classroom dari Kemendikbudristek kepada STIMARYO, disertai dengan sosialisasi pegoperasian smart classroom secara daring dengan beberapa perguruan tinggi penerima hibah lainnya di Indonesia. (*/ ted)












