bernasnews – Umumnya lanjut usia atau lansia banyak yang melepaskan partisipasi sosial mereka terkait baik buruknya kondisi fisiik, psikologis dan sosial mereka. Di sisi lain, akibat berkurangnya fungsi indera pendengaran, penglihatan, gerak fisik dan sebagainya, maka muncul gangguan dalam sosial lansia.
“Namun tidak sedikit pula lansia yang aktif dalam kegiatan sosial karena sudah tidak memiliki kewajiban pekerjaan, misalnya pensiunan, serta memiliki waku senggang dengan kegiatan sosial yang menyenangkan. Saran saya, para lansia bergeraklah agar tetap bugar dan sehat,” kata Penanggungjawab Klinik Intan dokter Asdi Yudiono kepada bernasnews di kantornya, Jalan Masjid Nomor 3 Pakualaman Yogyakarta, Selasa (18/10/2022).
Menurut dia, menginjak usia 60 tahun aktivitas yang dilakukan orang tidak mungkin sama seperti yang dulu. Olahraga sudah jadi kebutuhan bagi semua kalangan, termasuk lansia. Namun jenis dan intensitas olahraga yang dilakukan tentu harus disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Beberapa manfaat olahraga untuk kesehatan lansia adalah meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan produiksi hormon endorfin yang dapat mengurangi stress, meningkatkan kekuatan tulang, melancarkan aliran darah untuk mencegah tekanan darah tinggi hingga melatih kekuatan otot jantung agar terhindar dari penyakit jantung.
Olahraga juga membantu pembakaran kalori agar berat badan tidak berlebih untuk mencegah penyakit diabetes dan kolesterol tinggi. Bahkan olahraga juga baik untuk kesehatan otak lansia.
Selain olahraga, lansia tetap dapat aktif dengan kegiatan lain. Misalnya berkebun, bermain bersama cucu, atau membuat kerajinan tangan.
Asdi Yudiono mengatakan, ada beberapa keuntungan dari jenis-jenis latihan oleh lansia. Misalnya jalan, sangat baik untuk yang berumur, yang kurang fit dan masa penyembuhan. Joging sangat baik sampai dengan umur 60 tahun. Lari sangat baik sampai dengan umur 50 tahun. Kemudian sepeda sangat baik untuk semua umur. Sedangkan renang juga sangat baik untuk semua umur.
“Olahraga cukup, makan makanan sehat, istirahat yang cukup, rutin mengecek kesehatan dan minum obat, serta menghindari stress akan menjadikan lansia tetap bugar dan sehat,” kata dr. Asdi Yudiono yang kliniknya bermotto : Sehat Itu Menyenangkan, Senang Itu Menyehatkan. (mar)












