Lokasi Kecelakaan Bus di Bukit Bego Bantul Berbahaya, Bus Pariwisata Perlu Dilarang

BERNASNEWS.COM – Lokasi kecelakaan bus pariwisata GA Trans di Jalan Mangunan tepatnya di Bukit Bego-Kedung Guweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul pada Minggu 6 Pebruari 2022 memang sangat berbahaya karena tanjakan maupun jalan menurun terlalu tajam. Karena itu, bus-bus pariwisata maupun bus besar harus dilarang melewati jalur tersebut karena sangat rawan kecelakaan.

Untuk itu perlu ada pos jaga di lokasi rawan kecelakaan tersebut. Larangan lewat himbauan melalui spanduk saja tidak cukup karena terbukti masih banyak bus pariwisata melewati jalur tersebut.

Harus ada pos jaga di sekitar Seribu Batu Songgolangit, kalau ada bus turun disuruh putar lewat Pathuk demikian juga di pertigaan Imogiri klu ada Bus mau naik suruh putar juga lewat Pathuk, klu himbauan lewat spanduk sudah tidak digubris,deket halus jlnnya TPI byk yg gktau medan,” tulis seorang warganet, PTKuncoro di akun twitter @suryojdb, di kolom komentar akun Twitter Polda DIY menanggapi kasus kecelakaan bus di Jalan Mangunan tersebut.

Hal yang sama disampaikan Noor Azik Ronjanah di akun twitter @nazikr26. “Perlu diperketat keamanan lagi untuk bus agar tidak boleh naik, karena ini kejadian sudah lebih dari 1x dan ditempat yang sama sekitar bukit bego. Semoga segera ditindaklanjuti lagi,” kata Noor Azik Ronjanah.

Sementara itu, dalam akun twitter Polda DIY menyebutkan bahwa tTelah terjadi kecelakaan Bus Pariwisata (dari Solo) di Jalan Mangunan, Imogiri, dekat bukit Bego-Kedung Guweng, Wukirsari Imogiri, Minggu (6/2/2022) pukul 14.00 WIB. Menurut AKP Gunawan S SH MH, Kasat Lantas Polres Bantul, bus mengalami kerusakan bagian depan karena menabrak tebing sisi kanan jalan sejauh 20 meter dan berhenti. Bagian depan bus mengalami kerusakan.

“Korban saat ini masih didata di tiga RS (RS Nur Hidayah, PKU Bantul dan RSUD Bantul). Satlantas Polres Bantul melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di TKP. Mohon kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati di cuaca hujan, jalan potensial licin,” tulis Polda DIY dikutip Bernasnews.com di akun twitter Polda DIY.

Dari informasi terbaru, akibat kecelakaan GA Trans yang mengangkut 42 penumpang itu, ada 13 orang meninggal dunia. (lip)