News  

Kebakaran di Pandak Bantul, Dapur Milik Lansia Ludes Akibat Lupa Matikan Tungku

Kebakaran area dapur rumah milik lansia di Pandak, Bantul. (Ist)

bernasnews – Kebakaran melanda bagian dapur rumah seorang lansia bernama Mardi Utomo (90) di Dusun Jomboran, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 WIB ini diduga dipicu oleh bara api tungku yang lupa dipadamkan setelah memasak.

Respons cepat dari warga sekitar, petugas pemadam kebakaran, dan anggota Polsek Pandak berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merembet ke bangunan utama rumah.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika pemilik rumah memasak sayur sukun menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Setelah selesai, ia masuk ke dalam rumah tanpa menyadari bahwa bara api di dalam tungku masih menyala.

Di sekitar tungku tersebut terdapat tumpukan kayu bakar kering. Bara api yang tersisa kemudian menyambar tumpukan kayu dan membuat api cepat membesar hingga menjalar ke atap dapur yang berbahan anyaman bambu.

Warga yang melihat kobaran api dan asap langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran serta Polsek Pandak. Tidak lama kemudian, petugas tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api.

Kerugian Materiil dan Imbauan Kepolisian

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil berupa kerusakan bagian dapur yang diperkirakan mencapai Rp550 ribu.

Kasi Humas Polres Bantul, IPTU Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kebakaran murni disebabkan oleh kelalaian penggunaan tungku.

“Setelah selesai memasak, pemilik rumah diduga lupa memadamkan api yang masih menyala di tungku. Di sekitar tungku terdapat tumpukan kayu kering sehingga api dengan cepat menyambar bahan bakar tersebut, kemudian merembet ke atap dapur yang terbuat dari anyaman bambu,” jelas IPTU Rita Hidayanto.

Ia menambahkan bahwa penggunaan tungku tradisional masih banyak ditemukan di area pedesaan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dapur.

IPTU Rita Hidayanto juga mengingatkan agar warga tidak menumpuk bahan yang mudah terbakar di dekat sumber api.

“Kami mengingatkan agar selalu memeriksa dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur. Simpanlah bahan-bahan yang mudah terbakar di tempat yang aman dan jauh dari sumber api guna mencegah kejadian serupa yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya. (Eln)