News  

Paroki Bantul Diajak “Besanan” Paroki Pugeran, Ibu Paroki Bantul Terima KNZ Pugeran

Rombongan Komunitas Napak Ziarah Paroki Pugeran yang dipimpin Romo FX Sukendar, Pr (tengah jongkok) bersama Ibu-ibu Paroki Bantul foto bersama di halaman depan Gereja Bantul, Selasa 16/6/2026. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews)

bernasnews – Suasana halaman Paroki Gereja Santo Yakobus, Klodran, Bantul, DIY Selasa (16/6/2026) agak berbeda. Ibu-ibu Paroki Bantul berbaur menyambut hangat kunjungan Komunitas Napak Ziarah (KNZ) Pugeran Yogyakarta. Pastur Paroki Pugeran Romo FX Sukendar, Pr. saat foto bersama mengatakan, “Ayo Pugeran ‘besanan’ karo Klodran.”

Kehadiran komunitas “mlampah” atau berjalan kaki bernuansa rohani menuju ke suatu tempat doa atau gereja kian marak di masyarakat. Tidak terkecuali Paroki Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Pugeran Yogyakarta yang sejak 1 Mei 2026 memiliki Komunitas Napak Ziarah atau KNZ.

Sekitar 125-an orang peserta KNZ Pugeran mampir di Paroki Bantul sejenak untuk kemudian melanjutkan jalan kaki ke Gereja HKTY Ganjuran Bantul. Di tempat tujuan itu, para peserta akan mengikuti Misa Ekaristi yang dipersembahkan oleh Romo Sukendar. Peserta KNZ bukan hanya dari Paroki Pugeran, namun juga dari paroki lain se DIY dan bahkan dari luar kota. Ada anak tua, dewasa, remaja dan difabel.

“Pada kegiatan pertama itu, KNZ melaksanakan jalan kaki ziarah ke Gunung Sempu. Kali ini, kegiatan kedua kami menuju ke Ganjuran. Kami bersuka cita dan semangat. Panitia telah memilhkan rute yang nyaman, sehingga peserta dapat jalan santai, aman dan nyaman,” kata Romo Sukendar kepada bernasnews.

Pengurus KNZ Lusia H. Mumpuni menambahkan, untuk kegiatan napak ziarah ketiga nanti akan dilaksanakan sekitar bulan Agustus 2026 bertepatan dengan ulang tahun paroki ke-92. Di paroki ini terdapat beberapa komunitas yang semuanya dilaksanakan dengan baik oleh umat. Komunitas lain itu misalnya paguyuban ibu-ibu berkebaya.

“Persyaratan mengikuti kegiatan napak ziarah ini sederhana, yang penting sehat dan mau jalan. Kami juga menerima peserta dari luar paroki dan bahkan dari luar kota. Dalam kegiatan mendukung kesehatan fisik ini, kami tekankan pula sisi rohani melalui berdoa dan misa ekaristi,” kata dia.

Ibu-ibu Paroki Bantul yang dikoordinir oleh Sylvia MW Primawati terlihat senang dan semangat menerima kunjungan tamu KNZ Pugeran ini. Mereka menyediakan minuman teh hangat dan siap melayani keperluan kesehatan atau kamar kecil para peserta.

Setelah kunjungan KNZ Pugeran, pada hari yang sama, datang pula rombongan suster dari Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta yang juga melakukan jalan ziarah dan mampir di Gereja Bantul. (mar)