bernasnews – Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) ‘APMD’ Yogyakarta bersinergi dengan Sastra Bulan Purnama (SBP) meluncurkan satu buku kumpulan puisi berjudul ‘Air Mata Kata’ karya 13 penyair Yogyakarta.
Peluncuran buku puisi akan dilakukan di Aula STPMD ‘APMD’ Jslsn Timoho No.317, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026) pukul 15.30 – 18.00 WIB 55225. Para penyair yang puisinya ada dalam buku ‘Air Mata Kata’ tidak membacakan puisi karyanya, melainkan akan dibacakan para pembaca puisi dan tokoh masyarakat sebagai pembaca tamu, seperti Prof. Dr. PM. Laksono (Guru Besar FIB UGM), Prof. Dr. Fathul Wahid (Rekor UII) dan Dr. Hj. Yuni Satia Rehayu, SS., M.Hum. (Anggota DPRD DIY).
Dua pengajar STPM ‘APMD’, Tri Agus Susanto Siswowiharjo dan Irsa Irasari akan membacakan puisi karya Ons Untoro, puisi karya Ninuk Retno Raras akan dibacakan Tari Sudhiarto, puisi Menik Sithik dibacakan Luwi Darto, Puisi Ana Ratri dibacakan Tortor, puisi Bambang Widatmoko dibacakan Rina Nikandaru, puisi Joshua Igho dibacakan Yopie Tiptony dan Salame Elmie.
Kemudian puisi Nunung Rieta dibacakan Coach Erwin, puisi Yuliani Kumudaswari dibacakan Yuli Purwati, puisi Sonia Prabowo dibacakan Muhammad Sheva Athaya, puisi Savitri Damayanti dibacakan Yantoro, Puisi Ummi Azzura Wiyana dibacakan Krishna Miharja, puisi Latief Noor Rochmans dibacakan Thalita Alkalila Fadillah dan puisi Marjuddin akan dibacakan sendiri. Selain pembacaan puisi, Joshua Igho akan melantunkan lagu puisi karya sendiri.
Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STPMD ‘APMD’ Yogyakarta Tri Agus Susanto Siswowiharjo menyampaikan, perguruan tinggi dimana ia mengabdikan ilmu memiliki jurusan komunikasi, dan karya sastra tidak dapat dilepaskan dari komunikasi. Oleh karena itu STPMD ‘APMD’ membuka ruang bagi komunitas SBP yang sudah lama berkiprah untuk saling bersinergi.
“Ini bukan kali pertama Sastra Bulan Purnama bersinergi, di bulan Nopember 2024 dan Nopember 2025, SBP dan STPMD menerbitkan antologi puiisi berjudul ‘Pulang Ke Rumah Nenek’ (2024), dan “Kitab Omon-Omon (2025),’ dan dibacakan di Aula STPMD,” kata Tri yang biasa dipanggil Tass.
Koordinator SBP Ons Untoro kepada bernasnews mengemukakan, selama ini SBP membuka kerjasama dengan berbagai kelompok masyarakat termasuk perguruan tinggi, dan STPM ‘APMD’ satu-satunya perguruan tinggi, yang membuka ruang kerjasama. Ada juga komunitas budaya atau lembaga yang terus membuka ruang kerjasama dengan SBP seperti Sangkring Artspace, Museum Sandi dan Balai Bahasa DIY.
‘Penyair yang tampil di Sastra Bulan Purnama tidak hanya dari Yogyakarta melainkan dari berbagai kota di Indonesia,” kata dia. (*/mar)












