bernasnews – Suasana pagi di kawasan Bok Ijo, Dusun Maesan, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo mendadak berubah panik setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di persimpangan tiga Jalan Brosot–Toyan, Sabtu pagi, 16 Mei 2026.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.10 WIB itu melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan seorang pengendara meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat benturan keras.
Korban tewas diketahui merupakan pengendara Honda Vario bernomor polisi AB 3178 LP berinisial T (65), perempuan warga Kapanewon Lendah.
Sementara pengendara Yamaha Mio bernomor polisi B 3096 BHD berinisial P (53), warga Kapanewon Panjatan, mengalami luka dan masih menjalani perawatan medis.
Warga Berhamburan Keluar Rumah
Suara benturan keras di simpang Bok Ijo membuat warga sekitar langsung keluar rumah dan menuju lokasi kejadian.
Beberapa warga mendapati kedua pengendara sudah tergeletak di badan jalan bersama kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Arus kendaraan di Jalan Brosot–Toyan sempat melambat karena banyak pengendara berhenti untuk membantu proses evakuasi korban.
Sejumlah warga juga tampak membantu mengatur lalu lintas sambil menunggu petugas kepolisian dan ambulans tiba di lokasi.
Situasi di sekitar simpang sempat ramai oleh kerumunan warga yang ingin melihat kondisi korban setelah kecelakaan terjadi.
Kronologi Tabrakan di Simpang Bok Ijo
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika Yamaha Mio yang dikendarai P melaju dari arah utara menuju selatan.
Saat tiba di persimpangan tiga Bok Ijo, pengendara diduga hendak menyeberang ke arah barat.
Namun pada waktu yang sama, Honda Vario yang dikendarai korban T melaju di jalur utama dari arah barat menuju timur.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras membuat kedua pengendara terpental ke badan jalan.
Korban T mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Sementara pengendara Yamaha Mio mengalami luka lecet pada tangan dan kaki serta nyeri di bagian jari tangan.
Korban saat ini masih menjalani perawatan di RSU Rizky Amalia Medika.
Polisi Lakukan Olah TKP
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Sarjoko, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu korban meninggal dunia tersebut.
“Setibanya di TKP yang merupakan persimpangan tiga, pengendara Yamaha Mio hendak menyeberang ke arah barat. Di saat yang bersamaan melaju sepeda motor Honda Vario di jalan utama dari arah barat menuju timur. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan tidak dapat terhindarkan,” jelasnya.
Pasca kejadian, petugas Satlantas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Simpang Bok Ijo Dinilai Rawan Kecelakaan
Warga sekitar menyebut persimpangan Bok Ijo memang cukup rawan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk pagi hingga siang hari.
Minimnya ruang pandang di titik persimpangan membuat pengendara kerap kesulitan melihat kendaraan yang melaju dari arah lain jika tidak mengurangi kecepatan.
Jalan Brosot–Toyan sendiri dikenal sebagai salah satu jalur penghubung yang ramai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Aktivitas kendaraan biasanya meningkat saat akhir pekan dan jam aktivitas warga.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan serta memastikan kondisi aman sebelum menyeberang atau memasuki jalur utama.
Kehati-hatian berkendara dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan fatal seperti yang terjadi di simpang Bok Ijo tersebut. (Eln)












