Doa Rosario Hari Kamis, 14 Mei 2026: Hari Raya Kenaikan Yesus

Ilustrasi doa Rosario hari Kamis, 11 Juni 2026.(Pixabay.com)

bernasnews – Umat Katolik memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus pada Kamis, 14 Mei 2026 dengan melaksanakan doa Rosario yang berfokus pada Peristiwa Mulia.

Ibadah ini menjadi momen penting untuk mengenang peristiwa Yesus Kristus naik ke surga sekaligus memperdalam iman melalui rangkaian doa yang sarat makna spiritual.

Doa Rosario hari ini dipanjatkan secara pribadi maupun bersama, baik di rumah maupun di gereja, dengan susunan doa yang telah baku dalam tradisi Gereja Katolik.

Momentum Kenaikan Yesus menjadi inti permenungan dalam doa Rosario hari Kamis ini. Umat diajak untuk merenungkan kemenangan Kristus atas maut serta janji keselamatan bagi umat manusia.

Susunan Doa Rosario Diawali dengan Tanda Salib dan Syahadat Iman

Doa Rosario dibuka dengan tanda salib sebagai bentuk pengakuan iman:

“Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.”

Selanjutnya, umat mendaraskan doa Aku Percaya yang menjadi inti pengakuan iman Katolik:

“Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan Bumi;
Dan akan Yesus Kristus,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita;
Yang dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;
Disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa;
Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.”

“Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.”

Terpujilah:

“Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.”

Bapa Kami:

“Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas Bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.”

“Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.”

“Salam Bunda Allah Putra, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.”

“Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.”

Rangkaian ini kembali ditutup dengan doa Kemuliaan dan Terpujilah sebagai bentuk pujian kepada Allah.

Peristiwa Mulia: Inti Permenungan Rosario Hari Kamis

Pada Kamis, 14 Mei 2026, umat Katolik merenungkan Peristiwa Mulia yang berjumlah lima, yaitu:

  1. Yesus Bangkit dari Antara Orang Mati (Yesus mengalahkan kematian).
  2. Yesus Naik ke Surga (Yesus kembali ke Bapa).
  3. Roh Kudus Turun atas Para Rasul (Utusan Allah turun menemui para rasul).
  4. Maria Diangkat ke Surga (Maria diangkat ke surga dalam tubuh dan jiwanya).
  5. Maria Dimahkotai di Surga (Maria dimahkotai sebagai Ratu Surga dan Bumi).

Peristiwa Kenaikan Yesus yang diperingati hari ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian misteri mulia tersebut. Umat diajak untuk menghayati makna bahwa Yesus kembali kepada Bapa setelah menyelesaikan karya keselamatan-Nya di dunia.

Kenaikan Yesus dalam Kehidupan Iman

Hari Raya Kenaikan Yesus bukan sekadar peringatan liturgis, tetapi juga menjadi pengingat akan harapan hidup kekal bagi umat beriman. Dalam doa Rosario, umat diajak untuk memperdalam relasi dengan Allah sekaligus meneladani iman para rasul yang setia menantikan turunnya Roh Kudus.

Perayaan ini juga menegaskan bahwa meski Yesus naik ke surga, kehadiran-Nya tetap dirasakan melalui Roh Kudus yang menyertai Gereja hingga kini.

Dengan mendaraskan doa Rosario secara rutin, umat Katolik diharapkan semakin teguh dalam iman serta mampu menghayati nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari. (anp)