News  

Kebakaran Rumah di Sanden Bantul: Diduga Anak Bermain Korek Api, Kerugian Capai Rp50 Juta

Kebakaran rumah di Sanden Bantul pada Minggu, 3 Mei 2026 malam. (Ist)

bernasnews – Kebakaran rumah terjadi di Dusun Bongos II, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Minggu, 3 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa ini menghanguskan sebagian bangunan rumah milik seorang warga lanjut usia dan menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp50 juta.

Kasi Humas Polres Bantul, Ritta Hidayanto, menyampaikan bahwa rumah yang terbakar milik Drs. H. Djauhari (80), seorang pensiunan yang tinggal di wilayah tersebut.

Kronologi Kejadian

Kebakaran bermula saat salah satu saksi, Sita Sari Nurhayati (44), selesai melaksanakan salat Isya. Ia kemudian mendengar teriakan dari anaknya, Meisya Rida Safia (11), yang berada di dalam kamar.

Saat saksi masuk ke dalam kamar, api sudah membakar kasur dan mulai menjalar ke perabot lain seperti almari pakaian dan kertas-kertas di dalam ruangan.

“Saat saksi masuk ke kamar, ia mendapati kasur sudah dalam kondisi terbakar. Api dengan cepat menjalar ke almari pakaian serta kertas-kertas yang berada di dalam kamar,” ujar Ritta.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Saksi lain, Supartimah (74), menyebutkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh seorang anak berkebutuhan khusus berinisial MR yang bermain korek api di dalam kamar.

Api dari korek tersebut diduga menyambar kasur hingga memicu kebakaran yang lebih besar.

Warga sekitar segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.

Petugas dari Polsek Sanden bersama unsur terkait, termasuk Bhabinkamtibmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

Tim pemadam kebakaran kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain.

Dampak dan Kerugian

Kebakaran mengakibatkan kerusakan pada sebagian bangunan rumah dan perabot di dalamnya. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp50.000.000.

Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api.

Orang tua juga diminta untuk mengawasi aktivitas anak-anak guna mencegah kejadian serupa. (Eln)