Kemah Prestasi SMP BOPKRI 3 Yogyakarta: Wadah Membentuk Karakter, Prestasi, dan Kebersamaan

Keseruan anak anak SMP BOPKRI 3 Yogyakarta ikut jelajah siang atau weadgame. (Foto: Kiriman Meidika)

bernasnews — Suasana semangat, kebersamaan, dan keceriaan begitu terasa dalam kegiatan Kemah Prestasi Gudep YK 03039–03040 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta yang berlangsung di Bumi Perkemahan Gondang 2, Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada 30 April – 2 Mei 2026.

Mengusung tema “Gapai Prestasi, Cintai Alam, dan Bentuk Jati Diri yang Inovatif, Kreatif, dan Adaptif, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran luar kelas yang penuh makna bagi peserta didik kelas 7 dan 8.

Tidak hanya peserta didik, seluruh guru dan karyawan turut terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai pendamping, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan, kepedulian, dan semangat kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.

“Dukungan penuh dari seluruh elemen sekolah menjadikan Kemah Prestasi berjalan tertib, aman, dan penuh antusiasme,” kata Meidika Eianasari, S.Pd, Humas SMP BOPKRI 3 Yogyakarta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2026)

Dewan Penggalang (DP) SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tampil aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Mulai dari persiapan, pendampingan peserta, hingga menjadi petugas dalam berbagai agenda. DP menunjukkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama yang luar biasa. Mereka tidak hanya menjadi panitia, tetapi juga motor penggerak yang membuat kegiatan berlangsung hidup dan berkesan.

Menurut Meidika, rangkaian kegiatan kemah diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan kreatif seperti mendirikan tenda, pioneering, semaphore, wide game, lomba memasak, hasta karya, fashion show pakaian adat, pentas seni, hingga api unggun kebersamaan. Setiap kegiatan dirancang untuk melatih kemandirian, keterampilan, keberanian, serta mempererat hubungan antar peserta.

“Momen istimewa juga terasa saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar bersamaan dengan penutupan Kemah Prestasi pada 2 Mei 2026. Upacara berlangsung khidmat dengan petugas upacara dari Dewan Penggalang, menunjukkan kedisiplinan dan kesiapan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.

Perwakilan dari SMP BOPKRI 3 Yogyakarta secara simbolis meberikan bantuan untuk warga sekitar. (Foto: Kiriman Meidika)

Lanjut Meidika menjelaskan, pada momen penutupan tersebut, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan bantuan kepada warga setempat di sekitar lokasi kegiatan.

Aksi ini menjadi bentuk nyata pengabdian dan rasa empati sekolah terhadap masyarakat, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik agar tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki hati yang peduli terhadap sesama.

“Kemah Prestasi bukan sekadar kegiatan tahunan SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, tetapi menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter, melatih kepemimpinan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab,” ungkapnya.

“Melalui kebersamaan seluruh guru, karyawan, pembina, serta peran aktif Dewan Penggalang, kegiatan ini berhasil menjadi wadah pembelajaran yang menyenangkan sekaligus inspiratif bagi seluruh peserta,” tandas Meidika. (*/ ted)