bernasnews — Dalam rangka HUT ke-25 Sanggar Tari Sripanglaras Bentan, dengan Tema “ Dari Akar hingga Mekar”, Keluarga Besar KB-TK Marsudirini Santa Theresia Boro mengikuti kegiatan Festival Lomba Tari Angguk Tradisi, yang diselenggarakan oleh sanggar tersebut, pada Sabtu, 25 April 2026.
Sanggar Tari Sripanglaras terkenal sebagai pencetus Tari Angguk Putri yang berlokasi di Dusun Pripih, Hargomulyo Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY.
“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta dari tingkat TK sampai tingkat SLTA. Suasana penuh tantangan nampak ketika kedatangan para peserta lomba dari berbagai sekolah dan sanggar,” terang Sthephani Ratnasari, Guru Sekolah KB-TK Marsudirini St.Theresia Boro, melalui whatsapp, Selasa (28/4/2026).
Lanjut Sthepani menjelaskan, tim dari TK Marsudirini St.Theresia Boro ,yaitu Utin, Vani perwakilan dari TK A dan Viona,Ara dari TK, B dengan bimbingan Bu Aloysia Suryani, S.A.P selama kurang lebih satu minggu. Ia mendampingi anak-anak berlatih dengan gigih, berani dan semangat.
“Bu Alloysia sendiri selalu mengatakan kepada anak –anak setiap melatih menari untuk fokus, percaya diri, memiliki tekad dan mandiri kunci keberhasilan,” ungkapnya.
Menurut Sthepani, dengan kerjakeras semangat pantang menyerah anak-anak ini telah berhasil meraih mimpi sebagai pemenang, yang sesungguhnya kemengangan itu untuk diri sendiri, orang tua dan juga sekolah.
Utin, Ara, Viona dan Vani telah memberikan contoh untuk Keluarga Besar KB-TK Marsudirini St.Theresia Boro, bahwa mereka bisa mengalahkan rasa takut dengan percaya diri serta mental kuat sebagai Pemenang Juara 1 Lomba Tari Angguk Tradisi Tingkat TK se-Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan ini sangat memberi rasa haru dan rasa syukur pada saat malam pengumuman, ketika pembawa acara menyebutkan nama TK Marsudirini St.Theresia Boro sebagai Jura Pertama.
Pengalaman yang begitu bermakna dan menyenangkan sekali karena anak-anak juga memiliki semangat juang untuk meraih cita-cita sebagai Kartini masa kini, yang cerdas dan berkarakter seperti Visi dan Misi Marsudirini.
“Semoga dengan bekal yang dibawa dari sekolah dan pengalaman dari Lomba ini , anak-anak memiliki kepribadian sejak dini mandiri,cerdas dan berkarakter,” harap Sthephani Ratnasari. (zbd)












